close

Analisis Gaya Berat

Analisis Gaya Berat – Pada topik sebelumnya kalian belajar tentang analisis gaya gesek. Pada topik ini kalian akan belajar tentang analisis gaya berat. Ingatlah kembali pelajaran kelas VII tentang besaran pokok. Salah satu besaran pokok yang telah kalian pelajari adalah massa yang bersatuan kilogram (kg). Lalu, apa perbedaan antara massa dan berat? Simak ulasan berikut ini.

Massa merupakan ukuran jumlah zat yang dapat diukur menggunakan neraca. Massa termasuk dalam kelompok besaran skalar, yaitu besaran yang hanya mempunyai nilai. Dalam konteks dinamika, massa merupakan ukuran kelembaman suatu benda. Semakin besar massa suatu benda, semakin besar pula sifat kelembaman benda tersebut. Artinya, semakin besar kecenderungan benda untuk mempertahankan keadaan diam atau bergerak. Sebagai contoh, untuk memberikan percepatan yang sama, diperlukan gaya yang lebih besar pada benda yang bermassa besar dan berlaku sebaliknya. Benda yang bermassa besar akan lebih sulit dihentikan ketika bergerak dan berlaku sebaliknya. Berat sebuah benda adalah besarnya gaya gravitasi yang berpengaruh pada benda tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa, berat sebuah benda dipengaruhi oleh besarnya gravitasi, sehingga nilainya tidak sama untuk semua tempat, bergantung besarnya percepatan gravitasi di tempat tersebut.

W1siZiIsIjIwMTUvMDUvMDUvMDAvMTgvMzgvNzA3L2JlcmF0MS5wbmciXSxbInAiLCJ0aHVtYiIsIjYwMHhcdTAwM2UiLHt9XV0 Analisis Gaya Berat

Berat merupakan besaran vektor, sehingga berat juga mempunyai arah. Satuan untuk berat dalam SI adalah Newton (N), sedangkan arah berat selalu menuju ke pusat bumi (planet). Satuan lain dari berat adalah dyne, dimana 1 N = 105 dyne. Alat yang digunakan untuk mengukur berat benda disebut dynamometer atau sering disebut neraca pegas. Secara matematis, berat benda dinyatakan sebagai berikut.

W=mg 

Keterangan:
w = berat benda (N);
m = massa benda (m); dan
g = percepatan gravitasi (m/s2);

Besarnya percepatan gravitasi di permukaan bumi adalah 9,8 m/s2. Jadi, untuk massa 1 kg benda di permukaan bumi memiliki berat sebesar 9,8 N.

Contoh Soal

Seorang astronot membawa perlengkapan dengan massa 100 kg ke bulan.
a. Berapakah berat beban tersebut di bumi? (anggap percepatan gravitasi di bumi 9,8 m/s2)
b. Berapakah berat beban tersebut di bulan? (percepatan gravitasi di bulan sekitar 16 kali percepatan gravitasi bumi)
Penyelesaian:
Diketahui:
m = 100 kg
gbumi = 9,8 m/s2
gbulan = 16gbumi = 16 x 9,8 = 1,6 m/s2
Ditanyakan:
a. wbumi
b. wbulan
Jawab:

a. wbumi=mgbumi=100×9,8=980  N
b. wbulan=mgbulan=100×1,6=160  N

Jadi, berat astronot di bumi dan di bulan berturut-turut 980 N dan 160 N.

Analisis Gaya Berat | Admin | 4.5