Definisi dan Ciri-Ciri Kota

In Pendidikan

Definisi dan Ciri-Ciri Kota – Apakah yang dimaksud dengan kota? Bagaimanakah ciri-ciri kota dari berbagai aspek keberadaannya ? Mari kita cermati materi pelajaran kali ini.

A. DEFINISI KOTA

Kota merupakan salah satu wujud pemukiman dan sekaligus sebagai wadah aktivitas penduduk dalam bidang ekonomi maupun sosial budaya. Aktivitas manusia dalam mengelola lingkungan sangat menentukan pembentukan kota sebagai tata ruang. Kota sebagai suatu tata ruang harus merupakan lingkungan yang dinamis sehingga memberikan daya dukung bagi penduduk kota.
Untuk memahami pengertian kota, berikut beberapa definisi kota :
a) Secara geografis, yang dimaksud dengan kota adalah suatu bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alami dan non-alami dengan gejala pemusatan penduduk tinggi, sifat penduduk individualis, dan materialistis.
b) Dari sudut pandang ilmu ekonomi, kota adalah suatu wilayah yang penghuninya sebagian besar telah mampu memenuhi kebutuhan melalui pasar setempat.
c) Dari sudut pandang sosiologi, kota adalah suatu wilayah yang merupakan pemukiman yang relatif besar, padat dan permanen dengan kedudukan sosial penduduknya yang heterogen.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kota merupakan suatu wilayah yang digunakan penduduknya sebagai pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial maupun pengembangan budaya yang ditandai dengan adanya kepadatan penduduk tinggi dan mata pencaharian yang heterogen. Suatu wilayah dapat dikatakan kota apabila sesuai dengan ciri-ciri kota, baik ciri sosial maupun fisik.

B. CIRI-CIRI KOTA

Beberapa ciri umum kota adalah :
a) Mata pencaharian penduduk heterogen.
b) Sikap penduduknya bersifat individualistik.
c) Hubungan kekerabatan bersifat gesselschaft (patembayan).
d) Toleransi sosial lemah.
e) Kontrol sosialnya didasarkan pada hukum formal.
f) Pola pikirnya rasional.
g) Adanya pemisahan keruangan yang dapat membentuk kompleks-kompleks tertentu.

Sedangkan ciri fisik kota merupakan bentukan hasil campur tangan manusia yang berfungsi sebagai sarana dan prasarana untuk menunjang perkembangan sebuah kota. Ciri-ciri fisik kota meliputi adanya gedung pemerintahan, tempat ibadah, alun-alun, penjara, pasar, tempat parkir, sarana olahraga dan rekreasi, ruang terbuka, dan pusat perbelanjaan modern.
Karena kota merupakan tempat berlangsungnya berbagai kegiatan, maka diperlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi penduduknya.

Hal tersebut diperlukan oleh sebuah kota, karena kota memiliki berbagai fungsi bagi penduduknya. Adapun fungsi kota adalah sebagai berikut :
• Kota sebagai pusat produksi.
• Kota sebagai pusat perdagangan.
• Kota sebagai pusat pemerintahan.
• Kota sebagai pusat kebudayaan.
• Kota sebagai pusat pendidikan.
• Kota sebagai pusat kesehatan.

Setiap kota memiliki dinamika perkembangan yang berbeda-beda. Ada kota yang lambat berkembang, terutama kota-kota yang letaknya di pegunungan, sebaliknya kota yang terletak di dataran rendah perkembangannya sangat pesat. Hal tersebut dipengaruhi oleh keadaan morfologi dan rencana pemekaran kota.

Adapun ciri-ciri masyarakat kota, yakni :
1. Peranan kelompok sekunder lebih besar, sebab kota terdiri atas kumpulan warga yang berbeda latar belakang. Dengan demikian, faktor eksternal lebih menentukan dalam hal interaksi sosial sehingga nilai kultural semakin lama semakin terkikis.
2. Mobilitas sosial yang tinggi. Mobilitas yang dimaksud adalah tingkat pendidikan politik, pemahaman organisasi modern, dan pengembangan sumber daya manusia.

3. Hidupnya tergantung pada spesialisasinya, jelas bahwa faktor ini yang menentukan karena tanpa spesialisasi seseorang tidak akan bertahan hidup di kota, bahkan dapat tergusur dengan sendirinya.
4. Bersifat heterogen. Kota hasil perpaduan dari berbagai karakteristik manusia yang datang dari desa dan rakyat setempat, maka kota cukup dinamis mulai dari karakteristik pemikiran hingga penampilan/pakaian.
5. Hubungan antara satu dengan yang lain lebih didasarkan oleh kepentingan, hubungan ada jika saling menguntungkan, bukan mengedepankan makna manusia sosial.
6. Lebih banyak tersedia sarana pengadaan barang dan jasa, karena spesialisasi masyarakatnya maka jenis barang yang dibutuhkan sangat banyak mulai dari sistem penyebaran produksi, pembuatan barang tentu membutuhkan tenaga jasa.
7. Lebih banyak mengubah lingkungan. Dinamika yang terjadi dalam rakyat kota demikian rupanya, hingga lingkungan sekitar pun harus dimanfaatkan dan diubah hingga berguna sedemikian rupa dan juga merupakan salah satu upaya bertahan hidup di kota.
8. Berpandangan lebih materialistis, uang adalah segalanya tanpa uang manusia tidak bisa hidup karena alam tidak menyediakan kebutuhan seperti halnya masyarakat desa.

Tags: #Definisi dan Ciri-Ciri Kota

author
Author: 
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional – Apa
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional – Apa sajakah
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Must read×

    Top