Diksi atau Pilihan Kata untuk Karangan dengan Tepat

In Samsung

Diksi atau Pilihan Kata untuk Karangan dengan Tepat – Siswa mampu menggunakan diksi atau pilihan kata untuk karangan dengan tepat.

Pengertian Diksi

Tahukah kamu tentang diksi? Diksi merupakan pilihan kata untuk bisa menjelaskan apa yang ingin diungkapkan. Diksi sendiri bukan sekadar memilih kata, melainkan juga berfungsi untuk menyatakan dan menjelaskan gagasan dari sebuah peristiwa yang terjadi yang di dalamnya meliputi gaya bahasa, berbagai ungkapan, dan lain-lain. Ada banyak fungsi lain dari diksi, di antaranya sebagai berikut.

  1. Mendapatkan komunikasi yang efektif.
  2. Menjadi lambang gagasan yang diucapkan secara verbal.
  3. Memberikan bentuk dalam pengungkapan gaya penyampaian gagasan misalnya diucapkan secara resmi, tidak resmi, atau sangat resmi.
  4. Membuat pendengar atau pembaca paham dan tidak salah mengerti dengan apa yang disampaikan oleh pembicara atau penulis.

Jenis-Jenis Diksi

Jenis-jenis diksi yang perlu kamu ketahui adalah sebagai berikut.

1. Makna Denotatif

Makna denotatif artinya adalah makna yang sebenarnya dari sebuah kata. Makna yang disajikan adalah makna yang apa adanya. Makna denotatif sendiri umum disebut juga sebagai makna konseptual. Coba kamu perhatikan contoh di bawah ini!

Saya makan apel tadi siang.

Makna kata makan dalam kalimat tersebut adalah makna denotatif, yaitu ‘memasukkan sesuatu ke dalam mulut, mengunyah, dan menelannya’.

2. Makna Konotatif

Makna konotatif adalah makna yang memiliki arti tambahan atau memiliki nilai rasa tertentu. Makna konotatif sendiri lebih mengacu pada makna kiasan atau bukan makna yang sebenarnya. Coba kamu perhatikan contoh kalimat berikut!

Mereka sedang bersaing mendapatkan kursi itu.

Kata kursi dalam kalimat di atas artinya bukan ‘tempat untuk duduk’, melainkan mengandung makna konotatif yang artinya ‘jabatan’.

3. Kata Konkret

Kata konkret adalah kata yang mudah untuk dipahami dan dimengerti. Contohnya seperti kata meja, rumah, cantik, dan mobil. Berikut contoh kalimatnya.

Adik kemarin mengambil makanan yang ada di atas meja.

Kata meja dalam kalimat tersebut termasuk ke dalam kata konkret. Kamu juga bisa langsung paham dan mengerti dengan kata-kata yang digunakan dalam kalimat tersebut, bukan?

4.Kata Abstrak

Kata abstrak adalah kata yang tidak mudah untuk dipahami dan umumnya digunakan untuk menyampaikan gagasan yang sifatnya rumit.

5. Kata Umum

Kata umum mengacu pada pengertian yang sifatnya luas. Kata-katanya menunjuk kepada hal-hal yang banyak dan keseluruhan. Contohnya seperti kata kendaraan, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan rumah. Agar kamu lebih paham, mari kita lihat contoh kalimatnya di bawah ini!

Tumbuh-tumbuhan di hutan itu hidup dengan subur.

Tumbuh-tumbuhan dalam kalimat di atas termasuk ke dalam jenis kata umum.

6. Kata Khusus

Kata khusus merupakan kata yang sifatnya lebih khusus dari kata umum. Contohnya seperti tongkol, tuna, dan teri yang merupakan kata khusus dari kata umum ikan. Ada jugakereta, mobil, motor, dan sepeda yang merupakan kata khusus dari kata umum kendaraan. Perhatikan contoh kalimatnya di bawah ini!

Ibu memasak ikan tuna dengan diberi bumbu pedas.

7. Kata Populer

Kata populer merupakan jenis kata yang umum digunakan seluruh lapisan masyarakat. Contohnya seperti bukti, bahagia, dan miskin.

Andi merasa bahagia karena orang tuanya sudah pulang.

Kata bahagia yang digunakan termasuk ke dalam kata populer.

8. Kata Ilmiah

Kata ilmiah merupakan jenis kata yang mengacu pada tulisan atau pembiacaraan yang sifatnya ilmiah. Contohnya seperti formasi, konklusi, fragmen, analogi, dan kontemporer. Perhatikan kalimat di bawah ini!

Konklusi dari hasil rapat kemarin adalah perlu adanya perbaikan dalam diri organisasi.

Kata konklusi dalam kalimat di atas termasuk ke dalam kata ilmiah.

9. Kata Slang

Kata slang merupakan jenis kata yang tidak formal, jenaka, dan khas digunakan dalam sebuah percakapan. Contohnya seperti ciyus (serius), epenkah (emang penting kah), banget (sangat), dan ketemu (bertemu).
“Eh ketemu lagi, baru saja kemarin kan ketemu.”

10. Jargon

Jargon merupakan kata-kata yang khusus digunakan dalam sebuah bidang ilmu tertentu atau kelompok-kelompok tertentu. Contohnya seperti Dok (untuk kata dokter), Prof (untuk kata profesor), dan Kep (untuk kata kapten).

11. Kata Asing

Kata asing merupakan kata-kata yang bentuk aslinya masih dipertahankan karena belum bisa menyatu dengan bahasa Indonesia. contohnya seperti internet, cyber, dan go public.
Anak-anak sudah mulai mengenal internet sejak kecil.

12. Kata Serapan

Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah disesuaikan dengan struktur dan wujud dari bahasa Indonesia. Contohnya seperti musik, energi, ekosistem, dan ekologi.

Adik sedang asyik mendengarkan musik klasik.

**13. Kata Baku dan Tidak Baku

Kata baku merupakan kata yang resmi, sesuai dengan EyD, dan digunakan dalam pembahasan yang sifatnya resmi. Kata tidak baku adalah kata yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik atau digunakan dalam situasi yang tidak formal, dikatakan juga sebagai kata yang tidak resmi. Berikut contoh kata baku dan tidak baku.

W1siZiIsIjIwMTUvMDYvMDQvMjIvMTAvMzEvNzE4L2thdGFfMjBiYWt1LmpwZyJdLFsicCIsInRodW1iIiwiNjAweFx1MDAzZSIse31dLFsicCIsImNvbnZlcnQiLCItY29sb3JzcGFjZSBzUkdCIC1zdHJpcCIseyJmb3JtYXQiOiJqcGcifV1d Diksi atau Pilihan Kata untuk Karangan dengan Tepat

Poin Penting

  1. Diksi merupakan pilihan kata untuk menjelaskan maksud dari gagasan yang disampaikan.
  2. Diksi digunakan untuk bisa membangun komunikasi yang efektif.
  3. Beberapa jenis diksi di antaranya ada kata slang, kata baku, kata ilmiah, dan kata serapan.

Tags: #Diksi atau Pilihan Kata untuk Karangan dengan Tepat

author
Author: 
    Expressing Persuasion (Formally and Informally)
    Expressing Persuasion (Formally and Informally)
    Expressing Persuasion (Formally and Informally) – Responding to
    Membandingkan Nilai dengan Kehidupan Sehari-hari
    Membandingkan Nilai dengan Kehidupan Sehari-hari – Siswa dapat
    Nilai Agama dan Politik dalam Cerpen
    Nilai Agama dan Politik dalam Cerpen – Siswa
    Nilai Moral dan Budaya dalam Cerpen
    Nilai Moral dan Budaya dalam Cerpen – Siswa
    Must read×

    Top