close

Ikatan Logam

Advertisement

Ikatan Logam – Sebaian besar unsur logam mampu membentuk pola ikatan yang bukan ikatan ion, bukan pulaikatan kovalen. Pola yang disebut ikatan logam ini meliputi pembentukan gugus logam bermuatan positif,kation dalam lautan elektron valensi yang digunakan bersama-sama.

Kation secara khas tersusun dalam suatu formasi kisi-kisi, yang memungkinkannya menempatkan sebagian besar kation ke dalam sejumlah ruang yang diberikan. Elektron bebas, yang disebut elektron konduksi (hantaran), tidak diikat oleh inti atom tunggal, seperti dalam ikatan ion, tidak pula digunakan bersama oleh dua atom, seperti dalam ikatan kovalen. Sebaliknya, elektron bebas yang ada dalam zat yang terikat secara metalik dikatakan mengalami terdelokalisasi sehingga dapat melewati sepotong logam dan digunakan bersama antara semua kation.

Karena itu, kadang ikatan logam disebut juga ikatan non-molekul. Karena tidak ada ikatan individual antara atom atau ion tunggal, sepotong logam utuh secara teknis dapat dianggap sebagai struktur makromolekul tunggal, atau molekul besar yang kasatmata.

Apa saja hasil-hasil Ikatan Logam?

Ikatan logam sangat mungkin terjadi pada atom unsur logam yang sama-sama mempunyaielektronegativitas rendah, atau cenderung menarik elektron ke arah inti atom. Maka, ikatan logam dapat terjadi antara atom-atom pada unsur tunggal, yang menghasilkan suatu sampel unsur murni. Atau, atom-atom dari dua atau lebih unsur yang berbeda dapat membentuk ikatan logam jika sekurang-kurangnya satu unsur berupa unsur logam; zat yang dihasilkan dinamakan aloi (lakur)

Aloi terbentuk dengan melarutkan unsur lain menjadi logam tak mulia berwujud cairan, dan acap kali mempunyai sifat yang berbeda dari unsur penyusunnya. Misalnya, salah satu aloi yang paling awal dipelajari dan dibuat manusia adalah perunggu, yakni campuran timah dan tembaga. Walaupun kedua logam ini relatif lembut, perunggu jauh lebih keras, sehingga lebih banyak digunakan sebagai perkakas dan senjata. Contoh logam aloi lainnya adalah baja, timbel, dan perunggu.

Apa Saja Sifat Logam yang Timbul Oleh Karena Ikatan Logam?
Unsur-unsur logam biasanya mempunyai beberapa elektron valensi; kulit elektron terluar unsur logam tidak dapat menjadi penuh hanya dengan satu atau dua elektron. Ini dinamakandefisiensi (kekurangan) elektron, yang bersama dengan delokalisasi elektron menghasilkan banyak sifat fisik logam.

Salah satu sifat yang paling jelas dihasilkan adalah keterhantaran listrik, yang dapat terjadi ketika elektron konduksi tidak dilokalisasikan kepada satu kation mana pun dan ketika kation ini dapat memuat sejumlah nilai muatan yang berbeda, ataukeadaan oksidasi. Sifat elektron konduksi terdelokalisasi juga menghasilkan sifat logam, yakniketerhantaran panas, atau kemampuan untuk menghantar panas dengan baik. Logam juga bersifat lentur, atau dapat menjadi lapisan tipis apabila dibengkokkan atau ditempa, danlentuk, atau dapat ditarik menjadi kawat apabila diberi tegangan.

Kekenyalan ini berlawanan dengan kerapuhan senyawa ion dan kekisi kovalen, dan timbul karena elektron konduksi dapat diubah-ubah bila diberi tekanan. Walaupun dapat dibentuk, logam pun tergolong materi yang kuat. Terakhir, karena foton dari semua panjang gelombang kasat mata cenderung dipantulkan oleh elektron konduksi, logam pun mempunyai cirimengilap, yang sering kali membuatnya mudah dikenali seperti dalam wujudnya yang murni.
Advertisement
Ikatan Logam | Admin | 4.5