close

Jenis-Jenis Gerhana

Jenis-Jenis Gerhana – Pada topik terdahulu, kalian telah mempelajari rotasi dan revolusi bumi, rotasi dan revolusi bulan, serta pengaruh peristiwa-peristiwa tersebut bagi kehidupan di bumi. Dalam topik ini, kalian akan belajar tentang jenis-jenis gerhana dan proses terjadinya gerhana.

A. Gerhana

Akibat pergerakan yang dilakukan oleh bulan dan bumi, suatu saat akan terjadi peristiwa yang disebut gerhana. Gerhana adalah peristiwa atau fenomena tertutupnya bulan atau matahari secara tiba-tiba sehingga bumi tampak gelap. Hal ini disebabkan oleh bayangan yang dibentuk oleh bumi atau bulan yang terletak dalam satu garis. Bayangan yang terbentuk ketika terjadi gerhana ada dua jenis, yaitu bayangan gelap (umbra) dan bayangan kabur atau bayangan sebagian (penumbra).

B. Jenis-Jenis Gerhana

Terdapat dua jenis gerhana, yaitu sebagai berikut.

1. Gerhana bulanGerhana bulan adalah situasi terhalangnya sinar matahari yang menuju bulan oleh bumi. Gerhana bulan terjadi bila matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus. Akibatnya bulan tidak menerima cahaya dari matahari, sehingga bulan tidak terlihat oleh pengamat dari bumi.
– Gerhana bulan total terjadi saat seluruh bagian bulan masuk dalam daerah umbra (bayangan inti) bumi.
– Gerhana bulan sebagian atau parsial terjadi saat sebagian bulan terletak di bagian umbra bumi dan sebagian terletak di daerah penumbra bumi.
– Gerhana bulan penumbra terjadi saat seluruh bagian bulan berada di daerah penumbra bumi. Pada saat gerhana penumbra, bulan masih kelihatan meskipun tidak terang.
Proses bulan berada dalam penumbra (daerah bayangan kabur) bisa mencapai 6 jam, sedangkan proses bulan berada dalam umbra (bayangan inti) hanya sekitar 40 menit.

2. Gerhana matahariGerhana matahari adalah situasi terhalangnya sinar matahari menuju bumi oleh bulan. Gerhana matahari terjadi bila posisi matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis lurus. Akibatnya, bayangan bulan menutupi sebagian permukaan bumi.
– Gerhana matahari total terjadi saat daerah di permukaan bumi masuk ke daerah umbra bulan, berarti seluruh cahaya matahari terhalang bulan. Gerhana matahari total terjadi selama beberapa menit.
– Gerhana matahari sebagian atau parsial terjadi saat bumi berada pada daerah bayangan penumbra bulan.
– Gerhana matahari cincin terjadi saat gerhana matahari sebagian dengan jarak bulan ke bumi pada posisi terjauh. Kromosfer terlihat seperti cincin berwarna merah pada saat terjadi gerhana matahari total dan pada saat gerhana matahari cincin.
– Gerhana hibrida adalah gerhana matahari total dan gerhana cincin yang dapat dilihat tergantung pada lokasi pengamat. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif jarang.

W1siZiIsIjIwMTUvMDMvMjMvMjMvNDEvMzMvMzMzL0dlcmhhbmFfMjBfcGVyc2VtYmFoYW5rdS5maWxlcy53b3JkcHJlc3MuY29tXy5ibXAuanBnIl0sWyJwIiwidGh1bWIiLCI2MDB4XHUwMDNlIix7fV0sWyJwIiwiY29udmVydCIsIi1jb2xvcnNwYWNlIHNSR0IgLXN0cmlwIix7ImZvcm1hdCI6ImpwZyJ9XV0 Jenis-Jenis Gerhana
Jenis-Jenis Gerhana | Admin | 4.5