close

Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung

Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung – Siswa mampu membedakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung

Pernahkah kamu membaca berita dan artikel di majalah atau koran? Berita adalah informasi tentang suatu hal atau peristiwa. Bentuknya disebut dengan narasi. Berita ini bisa didapatkan dengan mengamati langsung atau dengan melakukan wawancara.

Wawancara adalah kegiatan tanya jawab antara penanya dan narasumber. Narasumber adalah orang yang diwawancarai, yaitu orang yang mengetahui tentang hal-hal atau kejadian yang mau kamu tulis. Misalnya, jika kamu mau menulis tentang cara mengatur buku di perpustakaan, narasumber yang tepat adalah bapak atau ibu pustakawan sekolah.

Nah, dalam topik ini, kamu akan belajar melakukan wawancara. Kamu bisa mencari narasumber dan bertanya apa saja yang bisa menambah pengetahuanmu.

Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung

Wawancara biasanya dilakukan dalam bentuk dialog atau percakapan. Dalam dialog, kita menggunakan kalimat langsung. Kalimat langsung adalah kalimat yang berisikan perkataan atau ucapan seseorang. Kalimat langsung ditulis dalam tanda petik [“…”].

Misalnya:
“Sudah berapa lama menjadi pustakawan, Pak?” tanya saya.
“Sudah 12 tahun saya menjadi pustakawan.” jawab pustakawan.

Nah, dalam berita atau artikel, kita akan lebih banyak menggunakan kalimat tidak langsung. Kalimat tidak langsung merupakat kalimat yang isinya menceritakan kembali isi perkataan atau ucapan orang lain. Kalimat tidak langsung tidak lagi menggunakan tanda petik [“…”].

Mari kita ubah contoh kalimat langsung sebelumnya menjadi kalimat tidak langsung!

Misalnya:
Saya bertanya tentang berapa lama Pak Asep menjadi pustakawan sekolah.
Pustakawan itu berkata bahwa ia sudah 12 tahun menjadi pustakawan.

Apakah kamu bisa melihat perbedaannya? Mari kita bahas satu per satu!

Contoh 1
Kalimat langsung :
“Sudah berapa lama menjadi pustakawan, Pak?” tanya saya.

Kalimat tidak langsung :
Saya bertanya tentang berapa lama Pak Asep menjadi pustakawan sekolah.

Perhatikan bahwa contoh kalimat langsung menggunakan kalimat tanya. Saat diubah menjadi kalimat tidak langsung, kalimat tersebut berubah menjadi kalimat berita. Kedua kalimat tersebut berbeda dalam penggunaan tanda baca [“…”]

Contoh 2
Kalimat langsung :
“Sudah 12 tahun saya menjadi pustakawan.” jawab pustakawan.

Kalimat tidak langsung:
Pustakawan itu berkata bahwa ia sudah 12 tahun menjadi pustakawan.

Perhatikan bahwa kata ganti yang digunakan pada kalimat langsung adalah saya. Saat diubah menjadi kalimat tidak langsung, saya berubah menjadi ia karena saya pada kalimat tersebut merujuk pada pustakawan.

Poin Penting

W1siZiIsIjIwMTUvMDMvMDYvMDgvMDYvMzcvMzE4L2thbGltYXRfMjBsYW5nc3VuZy5qcGciXSxbInAiLCJ0aHVtYiIsIjYwMHhcdTAwM2UiLHt9XSxbInAiLCJjb252ZXJ0IiwiLWNvbG9yc3BhY2Ugc1JHQiAtc3RyaXAiLHsiZm9ybWF0IjoianBnIn1dXQ Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung
Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung | Admin | 4.5