close

Karakteristik Teks Pantun

Karakteristik Teks Pantun – Sudah saatnya bagi kalian untuk me-review segala materi pantun yang telah kita pelajari pada materi-materi sebelumnya. Kita telah mempelajari struktur, ciri-ciri bahasa, dan menyunting isi pantun. Dari materi-materi tersebut kita bisa memahami karakteristik yang dimiliki pantun.

Karakteristik dapat dipahami juga sebagai ciri-ciri yang muncul dalam pantun, baik dari segi struktur, rima, dan bahasa. Pantun adalah bagian dari puisi lama yang berdasarkan sejarahnya, dibukukan pertama kali oleh sastrawan Melayu yang bernama Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda Riau. Untuk membedakan pantun dengan jenis puisi lama yang banyak macamnya, pemahaman karakteristik pantun murni diperlukan.

Perhatikan contoh berikut

Teks 1
Hai muda arif budiman
Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan

Teks 2

Katakan padaku bahwa bulan itu yang membuatmu cemburu
Ketika hampir setiap malam aku duduk di beranda rumah orang tuamu yang juga mertuaku
Mencipta puisi sambil menatapi bulan sementara kau pulas tertidur, lalu
Katakan padaku benarkah bulan itu yang membuatmu cemburu?

Teks 3

Dalam puisi terdapat kata
Dalam pikir terdapat akal
Jangan cepat katakan cinta
Sebelum kita benar mengenal

Sebuah pantun haruslah memiliki empat baris dalam satu bait. Baris 1 dan 2 disebut sampiran dan baris 3 dan 4 disebut isi dengan 8 – 12 suku kata pada setiap baris agar tercipta ritme yang tepat dan enak dibaca. Pantun pun harus memiliki rima bersilang, yaitu a-b-a-b . Berdasarkan karakteristik tersebut, teks yang termasuk ke dalam pantun adalah teks 3. Teks 1 memang mengandung beberapa diksi yang sudah jarang digunakan seperti kata jua yang tampak sebagai puisi lama, tetapi teks tersebut tidak memiliki sampiran dan berima a-a-a-a.

Itu adalah ciri syair yang saya ambil dari syair Hamzah Fansuri berjudul “Syair Perahu”, sedangkan pada teks 2, walau sama-sama empat baris dan berima a-a-a-a , tidak dapat disebut syair ataupun pantun. itu adalah bentuk puisi modern karya Irfan Sulistya. Hal ini terlihat dari jumlah suku kata yang terlalu banyak sebagai ciri kebebasan struktur pada puisi modern.

Selain pantun, terdapat jenis puisi lama yang mirip dengan pantun yaitu sama-sama memiliki sampiran dan isi, tetapi lebiih singkat karena hanya memiliki dua baris. Puisi lama tersebut disebut karmina. Ini pun harus dibedakan dengan pantun karena karakteristik pantun yang empat baris, sedangkan karmina hanya dua baris.

Poin Penting

Pantun memiliki karakteristik sebagai berikut.
1. Satu bait terdiri atas empat baris
2. Baris 1 dan 2 disebut sampiran
3. Baris 3 dan 4 disebut isi
4. Berjumlah 8 – 12 suku kata pada tiap baris.

Karakteristik Teks Pantun | Admin | 4.5