close

Keberadaan Larutan di Alam

Advertisement

Keberadaan Larutan di Alam – Kelarutan didefinisikan sebagai kemampuan suatu zat untuk menyatu/meluruh dalam suatu zat pelarut. Zat yang sedang menyatu/meluruh dikatakan zat terlarut dan zat yang membuat menjadi menyatu/meluruh disebut dengan pelarut. Kelarutan merupakan sifat dari padatan, cairan dan gas. Mereka memainkan peran utama dalam sistem alami dan sistem yang dirancang.

Logam berat

Unsur kimia dengan berat jenis (densitas) 5 kali berat jenis air dikatakan logam berat.

  • Logam berat adalah sumber polusi yang sangat berbahaya untuk lingkungan.
  • Juga tidak bisa diolah oleh alam (non-biodegradable)
  • Mempunyai potensi untuk terakumulasi dalam ikan, hewan dan manusia.
  • Memiliki setengah umur biologis yang panjang.
  • Sangat beracun karena karena logam berat bisa bekombinasi dengan protein di dalam tubuh kita dan menganggangu proses biologis dari protein teresebut.

Contoh: arsenik, kadmium, kromium, tembaga, timah, nikel, molibdenum, merkuri, vanadium dan seng.

Logam berat ditemukan di kerak bumi. Karena asap dari industri dan kendaraan, logam berat juga dapat ditemukan di atmosfer dalam bentuk partikel. Partikel-partikel yang dibawa udara kemudian dipindahkan ke tanah atau permukaan air. Logam berat ada di permukaan air dalam bentuk terlarut atau koloid.

Logam berat memasuki tubuh kita melalui air minum, udara dan makanan. Bioakumulasi yang mereka lakukan dalam rantai makanan membahayakan bagi kesehatan manusia.

Logam berat seperti zat tembaga dan zat seng dalam porsi yang proporsional penting untuk berfungsinya tubuh kita. Tetapi pada konsentrasi yang lebih tinggi, akan dapat menyebabkan keracunan.

Efek   Logam

Kadmium              Kanker paru-paru, disfungsi ginjal , cacat tulang

Kromium               Kerusakan pada peredaran darah, jaringan syaraf, ginjal dan hati

Tembaga                Iritasi lambung dan usus, anemia, kerusakan ginjal dan hati

Timah                     Penyebab masalah dalam sintesis hemoglobin,   kerusakan ginjal, sistem saraf, sendi

Merkuri                 Kerusakan otak dan sistem saraf pusat

Nikel                       Jantung dan kerusakan hati, iritasi kulit

Air Laut 

Komposisi air laut termasuk air – 96,5% dan garam terlarut – 3,5%. Garam terlarut ini yang menentukan salinitas laut. Rata-rata salinitas laut sebesar 3,5% atau 35 bagian per seribu.

Ada sebuah danau garam yang dikenal sebagai Laut Mati berada di antara Israel dan Yordania, 1300 meter di bawah permukaan laut. Danau garam Itu terletak di gurun dengan curah hujan minim dan tidak teratur. Jumlah air menguap lebih besar dari jumlah air yang mengalir ke dalamnya. Salinitas air sangat tinggi dan konsentrasi garam semakin meningkat dengan bersamaan dengan kedalaman.

Turun ke kedalaman 130 meter, salinitas berkisar dari 300 bagian per seribu dan air mengandung banyak sulfat dan bikarbonat. Antara 130 dan 330 meter, salinitas menjadi 332 bagian per seribu dan mengandung magnesium, kalium, klorin, bromin dan hidrogen sulfida. Air dalam yang jenuh dengan natrium klorida dan mengendap di bagian bawah. Tidak ada kehidupan, yang bisa eksis di Laut Mati kecuali bakteri.

Udara

Udara merupakan campuran dari berbagai gas. Udara terdiri dari nitrogen 78%, 21% oksigen, argon 0.934% dan 0,033% karbon dioksida. Sementara unsur pembentuk lainnya adalah: metana, sulfur dioksida, hidrogen, ozon, amonia dan karbon monoksida.

Advertisement
Keberadaan Larutan di Alam | Admin | 4.5