Keluarga Berencana

In Biologi

Keluarga Berencana – Jika pada topik sebelumnya kita telah belajar tentang sistem reproduksi dan kelainannya, maka pada topik ini kita akan mempelajari tentang keluarga berencana. Pernahkah kalian melihat keluarga yang memiliki banyak anak, dengan jarak anak yang satu dengan lainnya masih tergolong dekat? Nah, bagaimana proses pengaturan jarak yang tepat antara anak satu dengan lainnya? Atau kalian juga pernah mendengar atau melihat jargon “Dua Anak Cukup”? Mari kita bahas dalam materi berikut ini.
Kemajuan teknologi di zaman sekarang berkembang begitu pesat dan pertumbuhan penduduk mengalami peningkatan yang luar biasa. Dengan kondisi lahan hidup yang tetap, maka pertumbahan penduduk yang tinggi dapat menimbulkan masalah sandang, pangan, papan dan kesehatan. Untuk mengatasi masalah ini maka dilakukan upaya pengaturan kelahiran yang disebut Program Keluarga Berencana (KB). Lembaga yang berwenang untuk mensosialisasikan tentang Keluarga Berencana ini adalah BKKBN. Pengaturan kelahiran tersebut dilakukan dengan pemakaian alat kontrasepsi baik secara fisik maupun secara kimiawi. Kontrasepsi berasal dari kata kontra (melawan/mencegah) dan konsepsi (pembuahan), sehingga kontrasepsi didefinisikan suatu upaya manusia secara sengaja untuk mencegah terjadinya fertilisasi sehingga tidak terjadi kehamilan. Adapun jenis-jenis kontrasepsi antara lain:

1. Kontrasepsi Alamiah merupakan upaya pencegahan kehamilan tanpa bantuan alat

a. Memperpanjang masa menyusui.
b. Pantang berkala (sistem kalender).
c. Senggama terputus (Coitus interruptus).

2. Kontrasepsi Buatan merupakan upaya pencegahan kehamilan dengan bantuan alat atau bahan

a. Pil (oral kontrasepsi )
Efek yang ditimbulkan dari konsumsi pil adalah hipofisis anterior tidak mengeluarkan hormon FSH dan LH, sehingga mencegah ovulasi.
b. Suntikan
Efek yang ditimbulkan dari suntikan adalah hipofisis anterior tidak mengeluarkan hormon FSH dan LH, sehingga tidak terjadi ovulasi. Metode ini hanya dilakukan oleh wanita.
c. Susuk KB
Efek yang ditimbulkan dari susuk KB adaah tabung progestin ditanama dibawah kulit yang berdampak hipofisis anterior tidak mengeluarkan hormon FSH dan LH. Metode ini hanya dilakukan oleh wanita.
d. IUD (spiral )
IUD ini mampu mencegah implantasi, dan hanya dilakukan oleh wanita.
e. Spon Vagina
Spons vagina merupakan spon yang diberi spermasida yang berfungsi untuk membunuh sperma yang masuk. Hal ini hanya dilakukan oleh wanita.
f. Diafragma
Diafragma merupakan cawan plastik dimasukkan dalam vagina untuk menutup serviks yang berfungsi menghalangi sperma yang masuk. Hal ini hanya dilakukan oleh wanita.
g. Karet KB
Karet KB dipakai oleh pria untuk menyelubungi penis yang berfungsi mencegah sperma masuk vagina.
h. Vasektomi
Vasektomi merupakan pemotongan/pengikatan vas deferens pada laki-laki.
i. Tubektomi
Tubektomi merupakan pemotngan/pengikatan oviduk pada wanita.
Untuk mencegah terjadinya kehamilan, ternyata banyak cara yang bisa dilakukan terutama bagi wanita. Untuk memilih metode yang tepat, harap disesuaikan dengan kondisi tubuh seseorang. Khusus untuk pemakaian obat-obatan akan memberikan efek dalam proses menstruasi wanita.

Tags: #artikel keluarga berencana #Keluarga Berencana #keluarga berencana dalam pandangan islam #keluarga berencana pdf #makalah keluarga berencana #manfaat keluarga berencana #pengertian keluarga berencana #program keluarga berencana #tujuan keluarga berencana

author
Author: 
    Definisi dan Macam-Macam Gejala Alam Abiotik
    Definisi dan Macam-Macam Gejala Alam Abiotik
    Definisi dan Macam-Macam Gejala Alam Abiotik – Pada
    Definisi dan Macam-Macam Gejala Alam Biotik
    Definisi dan Macam-Macam Gejala Alam Biotik – Pada
    Permasalahan Lingkungan dan Kesehatan
    Permasalahan Lingkungan dan Kesehatan – Pada topik sebelumnya,
    Pengamatan Sederhana Identifikasi Komponen Abiotik
    Pengamatan Sederhana Identifikasi Komponen Abiotik
    Pengamatan Sederhana Identifikasi Komponen Abiotik – Pada topik
    Must read×

    Top