close

Konsep Tekanan Udara dalam Kehidupan Sehari-Hari

Konsep Tekanan Udara dalam Kehidupan Sehari-Hari – Pada topik sebelumnya kalian telah mempelajari tentang tekanan udara. Seperti yang kita tahu bahwa tekanan udara biasa disebut dengan tekanan atmosfer. Tekanan udara di puncak gunung akan berbeda dengan tekanan udara di pantai. Hal tersebut karena perbedaan ketinggian keduanya. Berikut ini merupakan beberapa contoh peristiwa alam yang berkaitan dengan tekanan udara.

►► Angin ◄◄

Angin adalah udara yang bergerak dari tempat bertekanan tinggi ke tempat bertekanan rendah. Angin terbentuk karena adanya perbedaan tekanan atmosfer di dua daerah yang berdekatan dan keberadaannya dapat menyeimbangkan tekanan udara. Semakin besar perbedaan tekanan udara suatu tempat, maka semakin kencang angin yang berhembus sehingga terjadi keseimbangan tekanan. Perbedaan tekanan ini dipicu oleh perbedaan suhu akibat pemanasan sinar matahari. Jika suatu daerah mempunyai tekanan udara yang sangat rendah, maka akan terbentuk pusaran angin yang berkekuatan tinggi di daerah tersebut. Pusaran angin tersebut dapat menerbangkan benda-benda yang dilaluinya. Bentuk angin seperti ini disebut angin siklon.

►► Prakiraan Cuaca ◄◄

Tentunya kita bertanya-tanya, Bagaimana para ahli meteorologi dapat memperkirakan cuaca?
Angin bergerak dari tempat bertekanan tinggi ke tempat bertekanan rendah dengan membawa uap air. Jika tekanan udaranya rendah, maka uap air tersebut akan jatuh ke Bumi dalam bentuk hujan. Begitu juga Jika tekanan udaranya tinggi, maka angin akan menjauhi tempat tersebut, akibatnya tempat menjadi cerah. Para ahli meteorologi memprediksi cuaca dengan mencatat perubahan tekanan udara seperti prinsip tekanan tersebut. Kemudian data pengamatan tersebut dianalisis dan diinterpretasi hasilnya. Alat untuk mencatat perubahan tekanan udara secara terus menerus disebut Barograf.

Berikut ini merupakan aktiviats sehari-hari yang memanfaatkan prinsip tekanan udara.

►► Sedotan untuk Minum ◄◄

Bagaimakah air minum bisa naik ke mulut menggunakan penyedot minuman? Ketika minuman dihisap melalui sedotan, maka paru-paru menggembung dan udara masuk ke mulut melalui sedotan. Tekanan udara di dalam botol lebih besar daripada tekanan udara dalam mulut, sehingga minuman dapat naik ke mulut.

►► Pengisap Udara dari Karet ◄◄

Ketika pengisap karet ditekan pada permukaan yang licin, maka udara dalam pengisap tertekan keluar. Segel basah menjaga tekanan dalam pengisap selalu lebih rendah dibandingkan tekanan udara luar, sehingga perbedaan tekanan yang besar dapat menekan pengisap dengan kuat agar menempel pada permukaan. Pengisap udara dari karet umumnya digunakan untuk menggantungkan sikat gigi, sabun, pakaian, dan boneka.

►► Kompressor ◄◄

Kompresor dapat digunakan untuk memompa zat cair atau gas karena tekanan udara dalam kompresor lebih besar daripada tekanan udara dalam benda. Alat ini bekerja sesuai dengan prinsip Boyle yang telah kita pelajari sebelumnya yaitu pada pompa air, pompa udara dan pompa sepeda. Prinsip kerjanya yaitu ketika piston kompresor ditarik naik ke atas, maka tekanan silinder bagian bawah akan turun sampai lebih rendah dari tekanan atmosfer. Hal tersebut mengakibatkan udara masuk melalui katup hisap. Setelah itu, udara masuk ke dalam pompa kemudian piston turun ke bawah dan menekan udara agar mengalir ke tempat yang bertekanan rendah

►► Alat Suntik ◄◄

Alat suntik terdiri atas sebuah pengisap kecil yang ditempelkan pada suatu silinder. Jika lubang suntik dimasukkan ke dalam cairan obat dan pengisapnya ditarik ke atas, maka tekanan udara di bawah pengisap berkurang, akibatnya udara luar menekan cairan obat agar masuk ke dalam jarum suntik.

Sampai sini dulu ya, untuk meningkatkan pemahaman silahkan kerjakan soal-soal yang telah tersedia. Selamat belajar.

Konsep Tekanan Udara dalam Kehidupan Sehari-Hari | Admin | 4.5