close

Lembaga-Lembaga Internasional

Lembaga-Lembaga Internasional – Apa sajakah lembaga-lembaga internasional dimana Indonesia sebagai anggotanya? Mari kita cermati materi pembahasan berikut.

Indonesia dengan ideologi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif ikut ambil bagian menjadi anggota dalam lembaga internasional. Berikut beberapa lembaga internasional dimana Indonesia sebagai anggotanya:

A. PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA (PBB)

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau UN (United Nations) adalah suatau lembaga internasional yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat internasional untuk memelihara keamanan dan perdamaian di seluruh dunia.

Tujuan PBB
1. Memelihara perdamaian dan keamanan Internasional.
2. Mengusahakan pelaksanaan hak asasi manusia di segala bidang.
3. Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan mencegah timbulnya peperangan.
4. Melaksanakan tindakan bersama terhadap negara yang membahayakan perdamaian dunia.
5. Mewujudkan kerja sama internasional dalam memecahkan persoalan-persoalan ekonomi, sosial, kebudayaan, dan kemanusiaan.
6. Memajukan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asas-asas persamaan derajat, hak untuk menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

B. KONFERENSI ASIA AFRIKA (KAA)
Latar Belakang Terbentuknya KAA
1. Berdasarkan letak geografisnya, negara-negara di benua Asia dan Afrika merupakan negara bertetangga yang memiliki sifat-sifat yang sama berdasarkan lingkungannya.
2. Memiliki kedekatan atau rasa persaudaraan yang kuat karena dihubungkan oleh faktor keturunan, agama, dan latar belakang sejarah.
3. Memiliki persamaan nasib sebagai bangsa yang pernah dijajah oleh bangsa Eropa
4. Menghadapi berbagai masalah pasca kemerdekaan yang perlu diatasi secara bersama seperti masalah ekonomi, sosial, pendidikan, kebudayaan, dan pembangunan.

Tujuan KAA
1. Meningkatkan kerja sama, persahabatan, serta hubungan antara bangsa-bangsa Asia dan Afrika.
2. Meningakatkan kerja sama dalam lapangan sosial, ekonomi, dan kebudayaan antar bangsa-bangsa Asia dan Afrika
3. Memecahkan persoalan penting bagi bangsa-bangsa Asia –Afrika secara bersama-sama, seperti menjamin kedaulatan serta melenyapkan diskriminasi ras dan penjajahan.
4. Memperbesar peranan Asia-Afrika dalam dunia global seperti sekarang dan ikut serta mengusahakan perdamaian dunia.

C. GERAKAN NON BLOK (GNB)

Tujuan dan Landasan GNB
1. Meredakan ketegangan atau ancaman perang dengan cara menghindari pertikaian bersenjata yang dilakukan antara Blok Barat dan Timur untuk menuju perdamaian dan keamanan dunia
2. Berusaha memajukan pembangunan ekonomi, sosial, budaya, dan politik agar tidak tertinggal dari negara-negara maju
KTT Gerakan Non-Blok I menghasilkan keputusan bersama atau yang lebih dikenal dengan nama “Deklarasi Beograd” yang berisi:
1. Menghentikan perang dingin antara Blok Barat dan Timur agar tercipta suasana damai
2. Menghimbau Amerika Serikat dan Uni Soviet agar berdamai dan mengakhiri perang dingin

D. ORGANIZATION OF PETROLEUM EXPORTING COUNTRIES (OPEC)

OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) atau Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi. OPEC bertujuan menegosiasikan masalah-masalah mengenai produksi, harga dan hak konsesi minyak bumi dengan perusahaan-perusahaan minyak.
Organisasi yang bersifat multilateral ini didirikan pada 14 September 1960 di Bagdad, Irak. OPEC berkantor pusat di Jenewa, Swiss, dalam lima tahun pertama keberadaannya kemudian dipindahkan ke Wina, Austria pada tanggal 1 September 1965.

E. ORGANISASI KONFERENSI ISLAM (OKI)
OKI merupakan organisasi negara-negara Islam dan negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam yang dibentuk sebagai reaksi terhadap pembakaran mesjid Al Aqsa oleh Israel pada tanggal 21 Agustus 1969 yang merupakan salah satu tempat suci umat Islam, selain Mekkah dan Madinah serta bentuk penolakan terhadap pendudukan wilayah-wilayah Arab oleh Israel termasuk pula penguasaan atas Yerussalem semenjak tahun 1967.

F. ASSOCIATION OF SOUTH EAST ASIAN NATIONS (ASEAN)
Berdirinya ASEAN ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967. Tokoh tokoh yang menandatangani Deklarasi Bangkok adalah Adam Malik (Menteri Luar Negeri Indonesia), S. Rajaratnam (Menteri Luar Negeri Singapura), Tun Abdul Razak (Pejabat Perdana Menteri Malaysia), Thanat Khoman (Menteri Luar Negeri Thailand), dan Narcisco Ramos (Menteri Luar Negeri Filipina).

ASEAN memiliki beberapa tujuan antara lain:
1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan kebudayaan bangsa Asia Tenggara;
2. Meningkatkan stabilitas dan keamanan regional dan mematuhi prinsip-prinsip Piagam PBB; serta
3. Memelihara kerja sama bidang organisasi regional maupun internasional.

Lembaga-Lembaga Internasional | Admin | 4.5