Medan Magnet di Sekita Arus Listrik

In Fisika SMP, Kelas 9

Medan Magnet di Sekita Arus Listrik – Medan magnet di sekitar kawat berarus listrik ditemukan secara tidak sengaja oleh Hans Christian Oersted (1770-1851), ketika akan memberikan kuliah bagi mahasiswa. Oersted menemukan bahwa di sekitar kawat berarus listrik magnet jarum kompas akan bergerak (menyimpang). Penyimpangan magnet jarum kompas akan makin besar jika kuat arus listrik yang mengalir melalui kawat diperbesar. Arah penyimpangan jarum kompas bergantung arah arus listrik yang mengalir dalam kawat.

Gejala itu terjadi jika kawat dialiri arus listrik. Jika kawat tidak dialiri arus listrik, medan magnet tidak terjadi sehingga magnet jarum kompas tidak bereaksi.

Perubahan arah arus listrik ternyata juga memengaruhi perubahan arah penyimpangan jarum kompas. Perubahan jarum kompas menunjukkan perubahan arah medan magnet. Bagaimanakah menentukan arah medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik?

Jika arah arus listrik mengalir sejajar dengan jarum kompas dari kutub selatan menuju kutub utara, kutub utara jarum kompas menyimpang berlawanan dengan arah putaran jarum jam. Jika arah arus listrik mengalir sejajar dengan jarum kompas dari kutub utara menuju kutub selatan, kutub utara jarum kompas menyimpang searah dengan arah putaran jarum jam.

Medan-Magnet-di-Sekita-Arus-Listrik Medan Magnet di Sekita Arus Listrik

Arah penyimpangan kutub utara jarum jam kompas di sekitar kawat berarus

1. Pola Medan Magnet di Sekitar Arus Listrik

Gejala penyimpangan magnet jarum di sekitar arus listrik membuktikan bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet. Arah medan magnet yang ditimbulkan arus listrik dapat diterangkan melalui aturan atau kaidah berikut. Anggaplah suatu penghantar berarus listrik digenggam tangan kanan. Jika arus listrik searah ibu jari, arah medan magnet yang timbul searah keempat jari yang menggenggam. Kaidah yang demikian disebut kaidah tangan kanan menggenggam.

Medan-Magnet-di-Sekita-Arus-Listrik Medan Magnet di Sekita Arus Listrik

Kaidah tangan kanan menggenggam

2. Solenoida

Pada uraian sebelumnya kamu sudah mempelajari medan magnet yang timbul pada penghantar lurus. Bagaimana jika penghantarnya melingkar dengan jumlah banyak? Sebuah penghantar melingkar jika dialiri arus listrik akan menghasilkan medan listrik seperti gambar berikut.

Medan-Magnet-di-Sekita-Arus-Listrik Medan Magnet di Sekita Arus Listrik

Medan magnet penghantar melingkar

Penghantar melingkar yang berbentuk kumparan panjang disebut solenoida. Medan magnet yang ditimbulkan oleh solenoida akan lebih besar daripada yang ditimbulkan oleh sebuah penghantar melingkar, apalagi oleh sebuah penghantar lurus. Tahukah kamu mengapa demikian?

Medan-Magnet-di-Sekita-Arus-Listrik Medan Magnet di Sekita Arus Listrik

Arah garis-garis gaya magnet pada solenoida

Jika solenoida dialiri arus listrik maka akan menghasilkan medan magnet. Medan magnet yang dihasilkan solenoida berarus listrik bergantung pada kuat arus listrik dan banyaknya kumparan. Garis-garis gaya magnet pada solenoida merupakan gabungan dari garis-garis gaya magnet dari kawat melingkar. Gabungan itu akan menghasilkan medan magnet yang sama dengan medan magnet sebuah magnet batang yang panjang. Kumparan seolah-olah mempunyai dua kutub, yaitu ujung yang satu merupakan kutub utara dan ujung kumparan yang lain merupakan kutub selatan.

Tags: #Medan Magnet di Sekita Arus Listrik

author
Author: 
    Pengertian Gaya Kapilaritas dan Contohnya
    Pengertian Gaya Kapilaritas dan Contohnya
    Pengertian Gaya Kapilaritas dan Contohnya – Gaya Kapilaritas
    Mengenal Adaptasi Fisiologi
    Mengenal Adaptasi Fisiologi
    Mengenal Adaptasi Fisiologi – Adaptasi fisiologi adalah
    Gaya Lorentz
    Gaya Lorentz
    Gaya Lorentz – Interaksi medan magnet dari kawat
    Kemagnetan Bumi
    Kemagnetan Bumi
    Kemagnetan Bumi – pada pembahasan Fisika SMP
    Must read×

    Top