close

Membahas Pementasan Drama

Membahas Pementasan Drama – Siswa mampu membahas pementasan drama dan memahami unsur-unsur pementasan drama.

W1siZiIsIjIwMTUvMDQvMjIvMDQvMjAvMDEvNDQyL2xlc3Nvbi5qcGciXSxbInAiLCJ0aHVtYiIsIjYwMHhcdTAwM2UiLHt9XSxbInAiLCJjb252ZXJ0IiwiLWNvbG9yc3BhY2Ugc1JHQiAtc3RyaXAiLHsiZm9ybWF0IjoianBnIn1dXQ Membahas Pementasan Drama

Pernahkah kamu menonton pementasan drama? Apa yang kamu ketahui tentang drama? Apa perbedaan antara drama dan teater?

Drama adalah salah satu bentuk karya sastra yang berisi lakon hidup manusia yang ditulis dalam bentuk dialog dan dapat dipentaskan. Pementasan drama biasa disebut juga denganteater. Jadi, drama mencakup dua hal, yaitu drama sebagai karya sastra dan drama sebagai sebuah pementasan.

Pementasan drama merupakan gabungan antara seni sastra dan seni pertunjukan. Drama pada awalnya ditulis dalam bentuk naskah atau teks. Naskah tersebut kemudian dijadikan sebuah pementasan. Pada materi sebelumnya, telah dijelaskan unsur-unsur pembangun drama sebagai suatu karya sastra. Saat ini, kita akan mempelajari unsur-unsur drama sebagai suatu pementasan. Berikut unsur-unsur pementasan drama.

  1. Naskah
    Naskah drama merupakan karya sastra yang terdiri atas unsur-unsur pembangun. Naskah drama mencakup cerita yang ditulis dalam bentuk dialog dan berisi lakon hidup tokoh-tokohnya. Naskah drama memberikan gambaran pementasan yang akan dilakukan, seperti tema, amanat, tokoh-tokoh yang terlibat, dialog antartokoh, jalan cerita yang dibangun, latar yang digunakan, dan lain sebagainya.
  2. Sutradara
    Sutradara adalah orang yang berperan penting dan memiliki tanggung jawab paling besar dalam pementasan drama. Seorang sutradara bertugas memilih naskah drama yang layak untuk dipentaskan, memilih pemain yang sesuai dengan karakter tokoh dalam drama, menentukan tata panggung, tata rias, dan tata busana yang akan digunakan dalam pementasan. Tugas utama sutradara yang lainnya adalah mengarahkan seluruh jalan cerita, termasuk adegan yang dilakukan oleh pemain.
  3. Pemain
    Pemain adalah orang yang memeragakan seluruh lakon dalam drama. Pemain menirukan seluruh cerita yang dialami tokoh dalam naskah drama. Banyaknya pemain dalam pementasan drama bergantung pada banyaknya tokoh. Namun demikian, sutradara berhak menambah atau mengurangi jumlah pemain jika diperlukan.
  4. Tata Panggung
    Tata panggung adalah penataan panggung sebagai tempat berlangsungnya pementasan drama. Panggung adalah tempat untuk para pemain drama memeragakan cerita atas arahan sutradara. Tata panggung harus disesuaikan dengan latar yang ditulis dalam naskah. Hal tersebut didukung dengan penyediaan alat-alat pendukung yang disebut properti drama. Properti drama dapat berupa benda asli atau benda tiruan yang sengaja dibuat untuk pementasan. Misalnya, jika cerita drama menggambarkan latar hutan, panggung harus dihiasi ornamen hutan seperti pepohonan, bebatuan, dan lain-lain.
  5. Tata Rias
    Tata rias adalah penataan riasan (make up) para pemain. Orang yang bertanggung jawab terhadap tata rias adalah penata rias. Tata rias mencakup riasan wajah para pemain agar sesuai dengan jalan cerita. Misalnya, seorang pemain akan memeragakan tokoh orang tua, penata rias harus menjadikan pemain tersebut tampak tua, seperti menambahkan keriput dan kumis palsu.
  6. Tata Busana atau Kostum
    Tata busana adalah penataan kostum yang digunakan oleh pemain. Tata busana mencakup baju dan perhiasan yang akan digunakan dalam pemain selama pementasan. Seorang pemain dapat menggunakan satu kostum selama pementasan atau berganti-ganti sesuai adegan. Tata busana harus mendukung cerita yang telah ditulis dalam naskah.
  7. Tata Suara
    Tata suara adalah penataan suara dan musik yang digunakan dalam pementasan drama. Orang yang bertanggung jawab terhadap tata suara adalah penata suara. Penata suara harus menentukan keras lembutnya suara para pemain dan musik yang mengiringi pementasan. Iringan musik harus mendukung cerita dalam drama. Misalnya, cerita sedih biasanya dibantu dengan iringan musik seruling yang mendayu-dayu.
  8. Tata Lampu
    Tata lampu adalah pengaturan cahaya yang digunakan selama pementasan berlangsung. Penataan cahaya di atas panggung harus disesuaikan dengan cerita yang diperankan oleh para tokoh. Misalnya, jika cerita menggambarkan suasana siang, lampu memberikan sorot yang lebih terang dari biasanya.
  9. Penonton
    Penonton termasuk unsur yang penting dalam suatu pementasan. Suatu pementasan tidak akan dapat berlangsung sempurna jika tidak ada penonton. Penonton biasanya menyesuaikan dengan cerita yang dimainkan dalam drama. Ada pementasan yang ditujukan untuk penonton semua usia atau hanya penonton usia tertentu, seperti anak-anak atau orang dewasa.

Poin Penting

  1. Drama adalah salah satu bentuk karya sastra yang berisi lakon hidup manusia yang ditulis dalam bentuk dialog dan dapat dipentaskan.
  2. Drama mencakup dua kesenian, yaitu seni sastra dan seni pertunjukan.
  3. Pementasan drama disebut teater.
  4. Pementasan drama mencakup banyak unsur, yaitu naskah drama, sutradara, pemain, tata panggung, tata rias, tata busana, tata lampu, tata suara, dan penonton.
Membahas Pementasan Drama | Admin | 4.5