Menulis Resensi Buku Kumpulan Cerpen

In Samsung

Menulis Resensi Buku Kumpulan Cerpen – Siswa mampu menulis resensi buku kumpulan cerpen berdasarkan unsur-unsur resensi.

W1siZiIsIjIwMTUvMDgvMjgvMDkvMTEvMDIvZTRlOTI4MDQtNGNjOC00YTIyLWFkYzQtOThhMDM3ZDQ5NDc4L2xlc3NvbjIuanBnIl0sWyJwIiwidGh1bWIiLCI2MDB4XHUwMDNlIix7fV0sWyJwIiwiY29udmVydCIsIi1jb2xvcnNwYWNlIHNSR0IgLXN0cmlwIix7ImZvcm1hdCI6ImpwZyJ9XV0 Menulis Resensi Buku Kumpulan Cerpen

Pada topik ini, kalian akan menulis resensi kumpulan cerpen. Sebelum menulis, kalian dapat memikirkan buku kumpulan cerpen yang akan kalian resensi. Coba kunjungi perpustakaan di sekolahmu atau kunjungi toko buku untuk menemukan kumpulan cerpen yang akan kalian baca. Kalian dapat memilih kumpulan cerpen yang ditulis oleh pengarang Indonesia yang memang terkenal dengan cerpen-cerpennya, seperti Umar Kayam, Korrie Layun Rampan, A. A. Navis, Seno Gumira Ajidarma, dan Oka Rusmini. kalian tertarik membaca kumpulan cerpen terjemahan yang ditulis oleh pengarang dari negeri luar.

Dalam kumpulan cerpen, ada beberapa cerita pendek. Tema dalam cerita pendek tersebut biasanya berbeda tetapi ada pula penulis yang sengaja membuat tema yang sama untuk kumpulan cerpennya, sehingga saat kalian membaca cerpen-cerpen tersebut akan ada benang merah yang menghubungkannya. Hal itu sangat menarik untuk dibahas dalam resensi.

Menulis resensi kumpulan cerpen sama seperti kalian akan menulis resensi buku lainnya. Kumpulan cerpen termasuk ke dalam karya fiksi dan sebagai karya fiksi kalian harus memiliki gambaran tentang hal-hal yang perlu ditulis dalam resensi. Selain itu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam penyusunan resensi, yaitu sebagai berikut.

  1. Memiliki identitas buku, yang meliputi judul buku, nama pengarang, penerbit, tahun terbit, dan tebal buku. Tulislah identitas buku dengan lengkap, jika perlu cantumkan pula harga buku. Penulisan lengkap ini bertujuan untuk memberikan informasi yang utuh untuk pembaca dan jika resensi hendak dikirimkan ke surat kabar.
  2. Pendahuluan dalam resensi ditulis dengan menarik sehingga pembaca merasa penasaran dan ingin membaca lebih lanjut. Pendahuluan dalam resensi dapat dimulai dengan menuliskan persoalan utama dalam buku, menyebutkan nama penulis (yang memang penulis tersebut sudah dikenal oleh masyarakat luas), mengutip peristiwa aktual yang berhubungan dengan buku, memberikan pemaparan tentang pentingnya buku, mengutip kata-kata tokoh terkenal atau mengutip pernyataan dari penulis lain, dan sebagainya.
  3. Menulis ulasan singkat isi buku dengan bahasa yang jelas dan runtut. Ulasan tersebut menjadi gambaran umum dari keseluruhan isi buku dan pembaca dapat dengan jelas memahami isi buku tersebut.
  4. Resensi memberikan manfaat bagi pembaca dan penulis. Manfaat bagi pembaca adalah mengetahui buku terbaru yang menarik untuk dibaca dan bagi penulis resensi dapat menjadi cara untuk meningkatkan hasil karya.

Di samping itu, ada pula hal-hal yang harus dihindari dalam meresensi, yaitu sebagai berikut.

1. Memakai kata-kata yang tidak tepat

Pemilihan kata untuk mengungkapkan penilaian buku harus ditentukan dengan hati-hati. Peresensi mungkin ingin membuat resensi yang bagus dengan menggunakan kata-kata ilmiah yang rumit. Pembaca pun harus membuka kamus untuk memahami kata-kata tersebut. Hal ini harus dihindari karena pemilihan kata yang salah akan membuat tulisan tidak logis dan yang jelas akan membingungkan pembaca.

2. Mengajak permusuhan

Menulis resensi dengan memulai atau mengajak permusuhan adalah hal yang tidak baik. Resensi seperti ini dapat saja ada dan dimuat oleh media yang memang memihak atau memiliki tujuan tertentu terhadap suatu kelompok. Tulisan dapat menjadi media untuk menjatuhkan orang lain.

3. Tidak memakai kode etik menulis

Kode etik menulis berhubungan erat dengan teknik penulisan. Misalnya, saat menulis, kita perlu memperhatikan hal-hal yang akan menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Hal itu perlu dihindari karena dapat menyebabkan perpecahan.

4. Bertele-tele dalam membahas persoalan dalam buku

Tulisan resensi disampaikan secara jelas dan membahas persoalan pokok dalam buku. Peresensi tidak perlu menulis banyak hal yang akhirnya tidak fokus dan pembahasan terlalu melebar. Cukup tuliskan susunan resensi dengan baik dan bahas persoalan inti yang ada dalam buku tersebut, termasuk penilaiannya.

5. Menuliskan opini terlalu banyak

Penulisan opini dalam resensi juga perlu diperhatikan karena jika terlalu banyak, maka tulisan tidak akan efektif untuk dibaca. Dalam resensi opini diperlukan dalam penilaian isi buku tetapi tulislah opini yang penting dan mendukung penilaian tersebut.

Selain memperhatikan struktur atau susunan unsur-unsur resensi, kalian juga perlu memperhatikan komponen resensi kumpulan cerpen. Komponen tersebut adalah, tema, alur cerita, penokohan, sudut pandang, latar cerita, nilai-nilai ekstrinsik, bahasa dan gaya cerita. Komponen ini perlu dijelaskan secara singkat dan jelas sehingga pembaca dapat mengetahui isi kumpulan cerpen tersebut. Namun, karena kumpulan cerpen terdiri atas beberapa cerita, kalian dapat memilih satu cerpen untuk dibahas unsur-unsurnya. Untuk cerpen yang lainnya, kalian dapat membahas dalam bagian penilaian. Dalam penilaian tersebut kalian akan memaparkan persamaan atau perbedaan antara cerpen-cerpen tersebut. Menulis resensi kumpulan cerpen memang perlu kepiawaian dalam menyusun pembahasannya. Walaupun begitu kalian hanya perlu fokus pada cerpen-cerpen yang akan dijadikan bahan resensi.

Agar lebih jelas, kalian dapat mengikuti langkah-langkah umum untuk meresensi kumpulan cerpen berikut ini.

  1. Tentukanlah tema dan deskripsi umum isi buku.
  2. Tentukan identitas buku kumpulan cerpen tersebut.
  3. Memahami latar belakang pengarang, karya-karya pengarang, gaya pengarang, pemikiran atau motivasi pengarang dalam membuat karya.
  4. Memberikan penilaian yang seimbang dan objektif.
  5. Memberikan kesimpulan dan saran yang positif bagi pembaca.
  6. Memperhatikan kaidah penulisan, teliti, dan fokus dalam menyampaikan pembahasan.

Kalian dapat mencari referensi tentang resensi dalam surat kabar atau internet. Bacalah beberapa contoh resensi yang kalian dapatkan, terutama resensi kumpulan cerpen dan kalian lihat hal-hal yang dibahas dalam resensi tersebut. Selain itu, jika kalian sudah selesai menulis resensi, bacalah kembali dengan teliti untuk mengeditnya dan kirimkan ke media massa. Siapa tahu resensi kalian dimuat di surat kabar.

Poin Penting

Ada beberapa poin penting yang kalian dapatkan dalam materi menulis resensi kumpulan cerpen ini, yaitu sebagai berikut.

  1. Mengetahui syarat-syarat menyusun resensi, yaitu buku yang diresensi memiliki identitas buku, menulis pendahuluan resensi buku dengan menarik, ulasan isi buku ditulis dengan singkat dan runtut, resensi ditulis dengan memberikan manfaat kepada pembaca dan penulis.
  2. Mengetahui hal-hal yang harus dihindari saat menulis resensi, seperti memakai kata-kata yang tidak tepat, mengajak permusuhan, tidak menggunakan kode etik menulis, bertele-tele dalam membahas persoalan dalam buku, dan menuliskan opini terlalu banyak.
  3. Mengetahui langkah-langkah umum dalam meresensi, yaitu menentukan tema dan deskripsi umum isi buku, menentukan identitas buku, memahami kepengarangan, memberikan penilaian yang seimbang dan objektif, memberikan kesimpulan dan saran yang positif, serta memperhatikan kaidah penulisan.

Tags: #Menulis Resensi Buku Kumpulan Cerpen

author
Author: 
    Expressing Persuasion (Formally and Informally)
    Expressing Persuasion (Formally and Informally)
    Expressing Persuasion (Formally and Informally) – Responding to
    Diksi atau Pilihan Kata untuk Karangan dengan Tepat
    Diksi atau Pilihan Kata untuk Karangan dengan Tepat
    Diksi atau Pilihan Kata untuk Karangan dengan
    Membandingkan Nilai dengan Kehidupan Sehari-hari
    Membandingkan Nilai dengan Kehidupan Sehari-hari – Siswa dapat
    Nilai Agama dan Politik dalam Cerpen
    Nilai Agama dan Politik dalam Cerpen – Siswa
    Must read×

    Top