close

Menyampaikan Saran Secara Santun

Advertisement

Menyampaikan Saran Secara Santun – Siswa dapat mengemukakan saran secara santun.

Adik-adik, dalam beberapa materi ke belakang, kita belajar mengenai laporan berbentuk berita. Tidak bisa dipungkiri bahwa ternyata banyak sekali manfaat dari mendengarkan laporan berita itu. Selain menambah wawasan dan pengetahuan, laporan berita mengajarkan kita untuk bijaksana terhadap kehidupan sehari-hari.
Bentuk Laporan
Berdasarkan bentuknya, laporan ada yang berbentuk tulisan dan ada yang berbentuk lisan. Meskipun demikian, pokok-pokok laporan pada umumnya sama, yaitu mengandung informasi dari enam pertanyaan yang terangkum dalam ADIK SIMBA.
Rumus tersebut menyangkut enam pertanyaan berikut.
a. Apa peristiwanya?
b. DI mana terjadinya peristiwa tersebut?
c. Kapan terjadinya peristiwa tersebut?
d. Siapa yang mengalami peristiwa tersebut?
e. Mengapa peristiwa itu terjadi?
f. Bagaimana proses kejadiannya?
Menanggapi Laporan Lisan dalam Diskusi
Jika sebelumnya kita mengajukan enam pertanyaan “ADIK SIMBA” untuk mengetahui pokok-pokok berita, hal lain yang perlu dilakukan adalah menanggapi laporan lisan.
Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikaan saat menanggapi laporan secara lisan.
1. Catatlah pokok-pokok laporan dan simak laporan dengan saksama.
2. Catatlah kekurangan dan kelebihan laporan yang disampaikan.
3. Membuat catatan kecil sebagai bahan untuk menyajikan kembali laporan yang didengar.
Macam-macam tanggapan terhadap laporan dalam forum diskusi adalah sebagai berikut.
1. Pertanyaan
2. Saran atau masukan
3. Kritik

Saran Sebagai Bentuk Tanggapan Terhadap Laporan Lisan dalam Diskusi
Sebagai salah satu bentuk tanggapan dari sebuah laporan yaitu saran sangat diperlukan. Saran akan berisi hal-hal yang berguna untuk orang yang melaporkan berita atau penyaji dalam diskusi.
Bagaimana agar menjadi pemberi saran yang baik? Berikut yang perlu kalian perhatikan.

  1. Analisis laporan atau pendapat yang disampaikan secara cermat sehingga kalian tahu apa saja kekurangan dan kelebihannya. Kalian dapat memperhatikan segi kelengkapan laporan, bahasa yang digunakan pelapor, atau struktur laporan.
  2. Tuliskan saran-saran yang mungkin akan berguna untuk pelapor agar selanjutnya laporan bisa lebih baik lagi.
  3. Sampaikan laporan secara santun dengan memperhatikan intonasi suara dan pilihan kata yang baik.
  4. Sampaikan fakta yang mendukung saran kalian agar saran kalian lebih tepat lagi.        Keterampilan menyampaikan saran ini, kalian perlukan dan dapat mengasah ketajaman pengamatan kalian pada pemaparan orang lain.

Perhatikan contoh berikut.

Teman-teman, pendapat pemateri cukup bagus, hanya saja saya mempunyai sedikit masukan. Mengenai kegiatan kesenian yang kita kembangkan di sekolah kita, saya mempunyai pendapat yang agak lain. Alangkah baiknya, jika kita melihat kesenian dari sudut pandang yang lain. Kalau biasanya kita hanya mengaktifkan seni tari dan seni musik, saya justru melihat seni-seni yang lebih religius sudah waktunya kita adakan. Beberapa nilai positif yang dapat kita ambil dari kesenian ini, yaitu pesan-pesan moral dan nilai-nilai keilahian-Nya. Sekarang kan sudah cukup banyak grup-grup musik dan sanggar-sanggar tari, baik yang dikembangkan oleh anak-anak sekolah maupun masyarakat umum. Tetapi seni religius itulah yang masih langka dan belum banyak diperhatikan pengembangannya. Padahal kan aspek positifnya jauh lebih banyak daripada jenis musik pop yang sekarang sedang menjamur.

Poin Penting

Dalam menyampaikan saran yang santun, kata-kata yang muncul biasanya adalah sebaiknya, seyogyanya, ada baiknya, dan sejenisnya.

Advertisement
Menyampaikan Saran Secara Santun | Admin | 4.5