close

Menyunting Naskah Pidato

Menyunting Naskah Pidato – Naskah pidato sebelum dipidatokan, harus melalui tahap penyuntingan. Pada tahap ini, naskah pidato akan dibaca ulang, ditandai penggunaan bahasa yang salah, dan dikaji isinya. Setelah ditandai pada bagian yang salah atau kurang tepat kemudian diperbaiki/direvisi sehingga menjadi benar/tepat.

Ada dua suntingan pidato :

1. Menyunting berdasarkan segi bahasa

Pada bagian ini, yang perlu diperhatian adalah :

  • Penggunaan tanda baca (EYD)
  • Penggunaan tata bahasa
  • Penulisan kata
  • Pilihan kata
  • Struktur kalimat

Contoh :

Pertama-tama marilah kita haturkan puji syukur kehadirat tuhan YME Karena berkah dan rahmatnya lah kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sangat baik.

W1siZiIsIjIwMTMvMDcvMTIvMTUvMDUvMDIvMTMyLzI4X20ucG5nIl0sWyJwIiwidGh1bWIiLCI2MDB4XHUwMDNlIix7fV1d Menyunting Naskah Pidato

2. Menyunting berdasarkan segi isi

  • Kelengkapan isi
  • Urutan penyajian isi

Contoh :

Hadirin yang berbahagia,

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan taufiq-Nya kita dapat berkumpul dalam kesempatan ini.

Pada pagi yang cerah ini marilah dengan tulus, kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada saat ini, kita masih diberikan kesempatan dan kesehatan. Kita juga harus bersyukur karena masih mendapatkan kesempatan untuk mengenang peristiwa bersejarah, yakni Sumpah Pemuda. Dengan mengenang peristiwa itu, kita dapat membayangkan betapa tinggi semangat dan keberanian pemuda Indonesia aat itu untuk mengikrarkan sebagai satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air.

Pidato tersebut tidak efektif, sebaiknya sebagai berikut :

Hadirin yang berbahagia,

Pada pagi yang cerah ini marilah dengan tulus, kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada saat ini, kita masih diberikan kesempatan dan kesehatan. Kita juga harus bersyukur karena masih mendapatkan kesempatan untuk mengenang peristiwa bersejarah, yakni Sumpah Pemuda. Dengan mengenang peristiwa itu, kita dapat membayangkan betapa tinggi semangat dan keberanian pemuda Indonesia saat itu untuk mengikrarkan sebagai satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air.

Menyunting Naskah Pidato | Admin | 4.5