Pendahuluan Reaksi Reversibel

In IPA

Pendahuluan Reaksi Reversibel – Beberapa reaksi kimia saling berlawanan, dan bahwa tidak semua reaksi kimia benar-benar selesai.

Reaksi kimia dapat dibagi menjadi satu arah (ireversibel) dan dua arah (reversible). Reaksi kimia yang bergerak pada satu arah disebut reaksi satu arah. Reaksi ini terjadi berkelanjutan sampai konsentrasi salah satu reaktan mencapai angka nol.

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

Pendahuluan Reaksi Reversibel

Misalnya : Pembakaran merupakan reaksi satu arah. Ketika batubara telah habis reaksi terhenti, atau pada saat oksigen menipis reaksi juga akan terhenti.

Sejumlah besar reaksi terjadi secara simultan pada dua arah, dan reaksi ini disebut reaksi reversibel (dua arah). Reaksi reversibel terdiri dari dua reaksi:

a). reaksi langsung yang menunjukkan pembuatan produk dari reaktan

b). reaksi tidak langsung yang menunjukkan pembuatan reaktan awal dari produknya

Contoh dari reaksi reversibel adalah:

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

A dan B adalah reaktan, C dan D adalah hasil (produk) dari reaksi, v1 adalah kecepatan reaksi langsung, v2 adalah kecepatan reaksi tidak langsung. a, b, c, d adalah koefisien stoikiometrik.

Pada awal reaksi, konsentrasi reaktan berada pada level maksimum dan kecepatan reaksi kimia langsung (v1) berada pada posisi paling tinggi:

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

Jadi, pada awal reaksi v1>v2. Setelah waktu berjalan, terdapat perubahan pada konsentrasi reaktan. Konsentrasi reaktan mengalami penurunan, dan konsentrasi dari hasil reaksi justru meningkat. Oleh karena itu kecepatan reaksi kimia langsung (v1) menurun dan kecepatan reaksi tidak langsung mengalami peningkatan:

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

Ketika kecepatan reaksi langsung dan tidak langsung adalah sama, maka terdapat ekuilibrium dinamis di dalam sistem.

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

Hukum aksi massa menjelaskan kebiasaan larutan pada ekuilibrium dinamis. Pada temperatur konstan, laju reaksi berbanding setara dengan hasil konsentrasi reaktan. Hukum aksi massa ditunjukkan dalam persamaan berikut:

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

K adalah konstanta kesetimbangan dan dipengaruhi oleh keadaan reaktan dan temperatur. Jika bilangan jumlah K lebih besar, maka lebih besar pula konsentrasi hasil reaksi pada ekuilibrium.

Jika:

K=1 dan kecepatan reaksi langsung dan tidak langsung adalah sama.

K>1, maka kecepatan reaksi langsung lebih tinggi daripada kecepatan reaksi tidak langsung.

K<1, maka kecepatan reaksi tidak langsung lebih tinggi daripada kecepatan reaksi langsung.

Jika konstanta kesetimbangan memiliki bilangan kecil, maka reaksi akan sulit terjadi.. 

Jika konstanta kesetimbangan memiliki bilangan besar, maka reaksi akan terjadi lebih mudah.

Contoh dari reaksi reversibel adalah:

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

Pendahuluan-Reaksi-Reversibel-1024x639 Pendahuluan Reaksi Reversibel

Itulah artikel Pendahuluan Reaksi Reversibel. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda, baca juga artikel terkait lainnya.

Tags: #Pendahuluan Reaksi Reversibel

author
Author: 
    Menentukan pH dengan Indikator
    Menentukan pH dengan Indikator
    Menentukan pH dengan Indikator – Pada topik sebelumnya,
    Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi
    Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi
    Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi – Mendiskusikan pokok
    Menentukan Orde Reaksi
    Menentukan Orde Reaksi
    Menentukan Orde Reaksi – Dalam pertemuan ini, kita
    Kalkulasi Ekuilibrium
    Kalkulasi Ekuilibrium
    Kalkulasi Ekuilibrium – Topik ini membahas tentang kalkulasi
    Must read×

    Top