close

Pengaruh Peradaban Awal Dunia Terhadap Budaya Indonesia

Advertisement

Pengaruh Peradaban Awal Dunia Terhadap Budaya Indonesia – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian akan mengetahui beberapa literatur dunia yang menyebutkan daerah di Nusantara.

PENGARUH PERADABAN AWAL DUNIA TERHADAP BUDAYA INDONESIA

Dari beberapa literatur kebudayaan kuno, ditemukan penyebutan dan pembahasan tentang daerah di Nusantara (Indonesia). Apa saja literatur itu? Berikut penjelasannya.

Berdasarkan penelitian dan kesimpulan yang didapat, para peneliti sejarah mengungkapkan bahwa kebudayaan dari berbagai peradaban awal di sepenjuru dunia memiliki pengaruh yang erat dengan kebudayaan Indonesia. Salah satunya adalah dengan banyaknya referensi sejarah tentang Kepulauan Indonesia (Nusantara) justru bersumber dari literatur sejarah India, Cina dan Eropa. Berikut diuraikan secara terperinci:

• Literatur India
Dalam referensi dari sejarah India, yakni pada kitab Maha Nidesa, disebutkan tentang sebuah tempat yang disebut dengan nama ‘Jawa’, sebagai negeri emas dalam riwayat kehidupan Buddha yang hanya dapat dicapai dengan perjalanan panjang penuh resiko. Di kitab ini tercatat disebutkan tempat-tempat seperti Javadvipa (pulau emas dan perak) sertaSvarnadvipa (pulau emas) yang disebut dengan Sumatera. Dalam penelitian silang yang dilakukan ternyata Prasasti Canggal di Magelang juga menyebut nama Javadvipa sebagai kata lain untuk Jawa.
Dari peninggalan fisik, banyak ditemukan gerabah khas India di beberapa kota Pulau Jawa seperti Kendal, Cibadak, dan Sukabumi. Gerabah ini sama dengan gerabah di India yang lazim dibuat pada abad 1 dan 2 Masehi. Hal ini wajar, mengingat di awal Masehi, telah terjadi kontak dagang dengan pedagang-pedagang India. Kontak dagang ini tentunya menularkan beberapa pengaruh dari pedagang pendatang seperti kebudayaan, aksara, dan agama. Karenanya, di Indonesia banyak dijumpai kerajaan bercorak Hindu-Buddha seperti Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Mataram, Majapahit, dan lainnya. Pengaruh kebudayaan India ini kemudian terakulturasi dengan budaya Nusantara dan berkembang membentuk kebudayaan baru.

• Literatur Eropa
Dalam sejarah kuno Eropa banyak dijumpai penyebutan ‘Nusantara’ dalam literatur pelayaran yang mereka lakukan. Ini tidaklah mengherankan karena bangsa Eropa terkenal sebagai masyarakat yang kerap melakukan ekspedisi ke daerah-daerah baru. Walaupun di literaturnya tidak disebutkan bahwa ekspedisi yang mereka lakukan sampai ke Nusantara, namun dalam dokumentasi perjalanan dagang mereka ke wilayah Asia Barat (India) disebutkan bahwa pedagang-pedagang India melakukan kontak dagang dengan wilayah yang disebut ‘Emas’. Sebutan ini mengacu kepada Svarnadvipa atau Jawa. Dalam buku Geographike Hyphegesisyang adalah dokumentasi lengkap tentang jalur perdagangan internasional disebutkan juga tempat-tempat yang berhubungan dengan kekayaan logam mulia, salah satunya adalahJavadvipa yang sering disinggahi pelayar India.

• Literatur Cina
Dalam dokumentasinya, sebuah laporan berjudul Nan Zhou I Wou Chih oleh Wan Zhen menyebutkan tentang gunung berapi dengan tanah yang subur dan penduduk setempatnya memakai pakaian dari kulit kayu. Gunung berapi terletak di Si Tiao atau Pulau Jawa. Hal ini juga masuk akal karena kontak dagang dengan bangsa Cina telah dilakukan bertahun-tahun lamanya bahkan sebelum Masehi. Ini disebabkan karena letak geografis Cina yang tidak terlalu jauh dengan Kepulauan Nusantara.

RANGKUMAN

1) Keberadaan Nusantara (Indonesia) telah didokumentasikan dalam beberapa literatur kebudayaan kuno sepenjuru dunia.
2) Literatur yang ada menyebutkan potensi Nusantara dalam bidang perdagangan.

Advertisement
Pengaruh Peradaban Awal Dunia Terhadap Budaya Indonesia | Admin | 4.5