close

Pengertian dan Karakteristik Negara Maju Serta Berkembang

Advertisement

Pengertian dan Karakteristik Negara Maju Serta Berkembang – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami pengertian dan karakteristik negara maju serta berkembang.

PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG

Dunia terbagi atas negara-negara maju dan berkembang. Apakah yang dimaksud dengan negara maju dan berkembang? Bagaimanakah karakteristik negara maju dan berkembang? Mari simak bahasan berikut.

1. PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK NEGARA MAJU

Negara maju adalah negara yang warganya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi. Negara yang digolongkan sebagai negara maju terdapat di benua Eropa, terutama kawasan Eropa Barat serta Amerika Utara, misalnya Jerman, Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat. Di benua lainnya kini juga telah muncul sejumlah negara maju seperti Jepang, Cina, Australia, Korea Selatan, dan Selandia Baru.

Negara maju ditandai oleh tingginya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu mengolah sumber daya alam secara optimal, baik sumber daya alam yang ada di negaranya maupun di negara lain melalui kerjasama. Industri dan jasa adalah sektor andalan yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi.

Melalui industrialisasi, maka tenaga kerja yang dapat diserap lebih banyak, pengangguran menjadi sedikit bahkan tidak ada, produktivitas per kapita lebih tinggi, produksi barang lebih beragam, lebih cepat dan lebih banyak hasilnya, sehingga pemasarannya (ekspor) pun lebih luas. Melalui proses industri, nilai jual suatu barang menjadi lebih mahal, sehingga keuntungan pun menjadi lebih tinggi. Karena itulah negara maju selalu diidentikkan dengan ‘negara industri’.

Tolok ukur atau indikator dalam penggolongan negara sebagai negara maju adalah :
1) Pendapatan Per Kapita
Pendapatan perkapita merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan warga suatu negara. Negara dapat digolongkan maju apabila warganya memiliki pendapatan per kapita yang tinggi. Namun demikian, tingginya pendapatan per kapita bukan penentu satu-satunya kemakmuran suatu negara. Sebagai contoh, meski negara A pendapatan per kapitanya tinggi, namun jika terjadi perang saudara di negara tersebut, maka tidak dapat disebut sebagai negara maju. Karena dengan adanya peperangan akan banyak menimbulkan kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.
2) Jumlah Penduduk Miskin
Tingkat kesejahteraan warga suatu negara dapat dilihat dari angka kemiskinan. Suatu negara dikatakan maju apabila jumlah warga miskinnya tidak signifikan dan kebutuhannya dipenuhi oleh pemerintah.
3) Tingkat Pengangguran
Salah satu ciri yang membedakan antara negara maju dan negara berkembang adalah tingkat pengangguran. Di negara maju, umumnya tingkat pengangguran rendah.
4) Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan
Di negara maju, lazimnya angka kematian bayi dan ibu melahirkan rendah. Hal ini disebabkan penduduk mampu membeli makanan bergizi serta mampu mengakses pelayanan kesehatan yang memadai.
5) Angka Melek Huruf
Angka melek huruf menunjukkan jumlah penduduk yang dapat membaca dan menulis. Suatu negara dikatakan maju apabila angka melek hurufnya tinggi atau angka buta hurufnya rendah.

Sejumlah negara maju, yakni Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Kanada, dan Rusia, tergabung dalam forum G8 (Group of Eight). Para pemimpin dari masing-masing negara G8 bertemu setahun sekali untuk membahas isu-isu ekonomi, perdagangan, dan politik. Keputusan dalam G8 umumnya bersifat sukarela dan tidak mengikat negara anggota.

2. PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK NEGARA BERKEMBANG

Negara berkembang adalah negara yang warganya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf menengah dan sedang mengalami perkembangan.

Ciri-ciri negara berkembang, di antaranya :
a) Produksi barang-barang primer masih dominan, seperti pertanian.
b) Adanya masalah tekanan penduduk, yaitu meliputi :
• Tingginya tingkat pengangguran,
• Laju pertumbuhan penduduk tinggi,
• Produktivitas rendah,
• Tingginya kemiskinan,
• Beban tanggungan tinggi, dan
• Ketergantungan terhadap bangsa lain dan mudah terpengaruh.
c) Sumber daya alam belum banyak diolah.
d) Kekurangan modal.
e) Ketergantungan pada impor hasil industri.
f) Ekspor kebanyakan berupa barang mentah (industri dan pertanian).
g) Rendahnya pendapatan penduduk.
h) Penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi rendah.
i) Tingkat pendidikan rendah.

Beberapa negara berkembang bergabung dalam forum D8 (Developing Eight Countries). Negara-negara tersebut memiliki mayoritas penduduk beragama Islam dan berkeinginan mempererat kerja sama dalam pembangunan. Delapan anggotanya mencakup Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, dan Turki.
Traktat pendirian ditandatangani di Istanbul, Turki, pada tanggal 15 Juni 1997 (disebut Traktat Istanbul), setelah didahului dengan pertemuan pemimpin. Pada pertemuan di Bali, Indonesia, pada 13-14 Mei 2006, delapan negara anggota menyepakati perjanjian perdagangan (Preferential Trade Agreement) untuk menurunkan bea tarif perdagangan.

RANGKUMAN

1) Negara maju adalah negara yang warganya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi.
2) Negara berkembang adalah negara yang warganya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf menengah dan sedang mengalami perkembangan.

Advertisement
Pengertian dan Karakteristik Negara Maju Serta Berkembang | Admin | 4.5