close

Penyebarluasan Berita Tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Advertisement

Penyebarluasan Berita Tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami berlangsungnya penyebarluasan berita tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

PENYEBARLUASAN BERITA TENTANG PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

Setelah proklamasi, maka langkah selanjutnya adalah menyebarluaskan berita tentang kemerdekaan Indonesia. Langkah tersebut melibatkan berbagai pihak dan sebagian bersifat spontan (tanpa perlu ada yang memerintahkan). Bagaimanakah berlangsungnya penyebarluasan berita tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ? Mari simak bahasan berikut.

Pentingnya penyebarluasan berita kemerdekaan Indonesia telah disadari sejak teks proklamasi kemerdekaan selesai dirumuskan. Kalangan yang berperan dalam penyebarluasan berita itu adalah para pemuda dan pegawai Kantor Berita Domei.

1) Kegiatan Para Pemuda
Setelah perumusan teks proklamasi selesai, Soekarno berpesan kepada para pemuda untuk memperbanyak teks proklamasi dan menyiarkannya ke berbagai tempat. Guna menjalankan tugas itu, para pemuda membagi pekerjaan secara berkelompok agar berita proklamasi bisa lebih cepat sampai pada masyarakat. Ada kelompok yang bertugas untuk menyebarluaskan berita proklamasi dalam bentuk tulisan, ada pula yang menyebarkannya dari mulut ke mulut secara beranting. Salah satu kelompok yang terkemuka adalah kelompok Sukarni, yang bermarkas di Jl. Bogor (sekarang Jl. Dr. Saharjo), Jakarta.

Para pemuda memanfaatkan semua media komunikasi yang ada untuk menyebarluaskan berita proklamasi kemerdekaan Indonesia. Media komunikasi yang banyak digunakan adalah pamflet dan surat kabar. Sejumlah pamflet disebarkan ke berbagai penjuru kota. Pamflet itu juga dipasang pada tempat-tempat strategis yang mudah dilihat khalayak ramai. Pada tanggal 20 Agustus 1945, secara serempak surat kabar di seluruh Jawa memuat berita tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Penyebarluasan berita proklamasi kemerdekaan juga menggunakan pengerahan massa dan penyampaian dari mulut ke mulut. Keampuhan cara tersebut telah terbukti pada Peristiwa Ikada lampau. Ketika itu, pagi hari tanggal 17 Agustus 1945 secara spontan para pemuda telah berkumpul di Lapangan Ikada (lapangan di sudut tenggara Monas), Jakarta. Menurut informasi dari mulut ke mulut, proklamasi kemerdekaan Indonesia akan dilaksanakan di lapangan itu. Setelah mengetahui kegiatan para pemuda itu, pasukan Jepang bersenjata lengkap segera mengepung lapangan Ikada sehingga Proklamasi Kemerdekaan dipindahkan lokasinya.

2) Kegiatan Kantor Berita Domei
Menjelang sore hari tanggal 17 Agustus 1945, wartawan Kantor Berita Domei * yang bernama Syahrudin menyampaikan salinan teks proklamasi kepada Waidan B. Palenewen, Kepala Bagian Radio. Segera ia memerintahkan kepada markonis (petugas telekomunikasi) yang bernama F. Wuz untuk menyiarkan berita proklamasi kemerdekaan sebanyak tiga kali berturut-turut.
Penyiaran baru dapat dilaksanakan dua kali saat tentara Jepang memerintahkan agar penyiaran itu dihentikan. Namun Waidan B. Palenewen tetap memerintahkan markonis untuk terus menyiarkan. Bahkan penyiaran terus diulang setiap tiga puluh menit hingga siaran berakhir pada pukul 16.00 WIB.
Guna menghalangi penyebarluasan berita proklamasi, pimpinan balatentara Jepang di Jawa memerintahkan untuk meralat berita proklamasi yang terlanjur disiarkan sebagai suatu kekeliruan. Tindakan selanjutnya adalah menyegel Kantor Berita *Domei
pada tanggal 20 Agustus 1945. Sejak saat itu, para pegawainya dilarang masuk kantor.

Tindakan Jepang ternyata tak mampu menyurutkan tekad para pegawai kantor berita Domei * untuk menyebarluaskan berita proklamasi kemerdekaan Indonesia. Dengan bantuan sejumlah teknisi radio, mereka berupaya membuat pemancar baru. Peralatan yang dibutuhkan diambil bagian demi bagian dari pemancar milik *Domei. Sebagian dibawa ke rumah Waidan B. Palenewen, sementara sebagian lagi ke Jalan Menteng No. 31. Akhirnya, berdirilah pemancar baru di Jalan Menteng No. 31 dengan kode panggilan DJK I. Melalui pemancar itulah, berita proklamasi terus-menerus disiarkan ke seluruh tanah air.

RANGKUMAN

1) Pentingnya penyebarluasan berita kemerdekaan Indonesia telah disadari sejak teks proklamasi kemerdekaan selesai dirumuskan.
2) Kalangan yang berperan dalam penyebarluasan berita itu adalah para pemuda dan pegawai kantor berita Domei.

Advertisement
Penyebarluasan Berita Tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia | Admin | 4.5