Peradaban Mesopotamia

In Pendidikan

Peradaban Mesopotamia – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai kebudayaan Mesopotamia Kuno dan peninggalan kebudayaannya.

PERADABAN MESOPOTAMIA

Kebudayaan Mesopotamia Kuno berkembang di bawah pendudukan beberapa bangsa. Kebudayaan ini selalu dilanjutkan oleh bangsa setelahnya yang berkuasa. Bagaimanakah lebih lanjut mengenai kebudayaan Mesopotamia dan peninggalannya? Berikut penjelasannya.

Peradaban Mesopotamia adalah julukan dari dua kata, ‘mesos’ yang artinya ‘di antara’ dan ‘potamos’ berarti sungai-sungai. Disebut demikian karena letaknya yang berada di daerah antara Sungai Eufrat dan Tigris, sebuah daerah yang terletak di timur tengah.
Para sejarawan mencatat bahwa Mesopotamia pernah dihuni oleh beberapa bangsa dan ras yang saling berebut kekuasaan atas daerah ini. Berikut adalah beberapa bangsa yang pernah mendiami daerah Mesopotamia:

1. SUMERIA
Bangsa Sumeria telah berdiam di daerah ini sejak 5000 SM. Corak kehidupan mereka adalah bertani dengan penyerapan teknologi yang cukup tinggi, terutama untuk saluran irigasinya. Dalam perkembangannya, bangsa Sumeria membentuk kota-kota baru di sepanjang Mesopotamia seperti Kota Eridu, Ur, dan Uruk.
Sistem pemerintahan di Sumeria adalah negara kota yang dipimpin oleh dewan, namun dapat mengalihkan kekuasaan kepada panglima perang jika terjadi perang. Karena perebutan kekuasaan yang terjadi berulang kali, sistem pemerintahan lantas diubah bentuknya menjadi Kerajaan.
Sistem kepercayaan masyarakat Sumeria adalah politheisme (menyembah banyak dewa) dengan Dewa Enlil sebagai dewa tertingginya. Di Sumeria banyak dijumpai kuil-kuil penyembahan untuk dewa mereka, umumnya terletak di pusat kota. Kuil dibangun berdasarkan tingkat kemakmuran suatu kota, karenanya banyak dijumpai bangunan kuil yang berundak-undak karena berkali-kali direnovasi seiring meningkatnya kesejahteraan. Bangunan ini dikenal dengan sebutan ziggurat.
Bangsa Sumeria telah mengenal sistem aksara sendiri. Aksara piktogram (aksara bergambar) dituliskan pada lempengan tanah liat yang diukir menggunakan paku. Karenanya, disebut juga sebagai tulisan paku.

2. AKKADIA
Bangsa Akkadia adalah bangsa selanjutnya yang mendiami Mesopotamia setelah serangan mereka terhadap Kerajaan Sumeria di bawah pimpinan Sargon. Peradaban masyarakatnya tidak mengalami banyak perubahan dari bangsa Sumeria. Mereka memiliki sistem kepercayaan, aksara, dan tata kota seperti bangsa Sumeria. Peradaban ini terbilang singkat karena sepeninggal Sargon terjadi perpecahan.

3. BABYLONIA LAMA
Disebut juga Amoria, adalah bangsa selanjutnya yang mendiami Mesopotamia setelah bangsa Akkadia. Salah satu rajanya yang termasyhur adalah Hammurabi yang memerintah pada 1792 SM. Dalam kepemimpinan Hammurabi, terjadi perluasan kekuasaan sampai ke Gutia, Elam, dan Assyria. Pada masa pemerintahan Hammurabi juga disusun Piagam Hammurabi (Codex Hammurabi) yang merupakan aturan untuk mengatur hukuman bagi pelaku kriminal atau pelaku kejahatan. Untuk kebudayaan, tata pemerintahan, dan aksara tidak mengalami perubahan dari masa bangsa Sumeria. Perbedaannya, penduduk Babylonia Lama menyembah dewa utama yang berbeda dari bangsa Sumeria, walaupun masih bersifat politheisme.

4. ASSYRIA
Bangsa Assyria adalah bangsa di sekitar hulu Sungai Tigris yang berkali-kali berada dalam jajahan bangsa Sumeria atau pun Babylonia Lama. Bangsa ini baru bangkit di bawah pimpinan Ashur Ubalit I. Peradaban mereka masih melanjutkan peradaban bangsa lain sebelum masa pendudukannya. Namun, dalam sistem pemerintahan, mereka menerapkan kehidupan militer karena Raja mereka dahulu adalah seorang panglima militer. Untuk kepentingan ilmu pengetahuan, telah dilakukan dokumentasi setiap tulisan di lempeng tanah liat dalam sebuah perpustakaan

5. BABYLONIA BARU
Babylonia Baru melanjutkan sistem pemerintahan Babylonia Lama. Raja yang terkenal di masa itu adalah Nebukadnezar II. Pada masa Babylonia Baru, tercatat masyarakatnya telah dapat menghitung triginometri dengan rumus-rumus serta membagi waktu dalam jumlah tertentu. Bangsa ini juga tercatat memiliki cukup banyak pengetahuan pada bidang astronomi. Kerajaan ini bertahan kurang lebih seratus tahun dan perlahan mengalami kemunduran sepeninggal Nebukadnezar II.

6. PERSIA
Didirikan oleh dua bangsa, yakni Media dan Persia sebagai sekutu, namun lambat laun terjadi persaingan dan saling menaklukkan. Kemajuan Kerajaan Persia terjadi di masa Darius Agung, namun lantas berangsur mengalami kemunduran karena adanya persaingan di kalangan bangsawan Persia dan diperburuk oleh lamanya perang antara Bangsa Persia dengan Yunani Kuno.

RANGKUMAN

1) Mesopotamia Kuno adalah salah satu pusat kebudayaan masa lalu di dunia.
2) Para sejarawan mencatat bahwa Mesopotamia pernah dihuni oleh beberapa bangsa dan ras yang saling berebut kekuasaan atas daerah ini.
3) Bangsa Mesopotamia Kuno mewariskan beberapa kebudayaan dan pemikiran yang masih dipergunakan hingga saat ini.

Tags: #Peradaban Mesopotamia

author
Author: 
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional – Apa
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional – Apa sajakah
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Must read×

    Top