close

Peranan Pers dalam Tumbuh dan Berkembangnya Nasionalisme Indonesia

Advertisement

Peranan Pers dalam Tumbuh dan Berkembangnya Nasionalisme Indonesia – Dalam sejarah dunia, pers memegang peranan yang sangat penting dalam mendorong mobilitas suatu masyarakat atau bangsa, karena mampu mempengaruhi pendapat atau opini masyarakat untuk berpikir, berbuat, atau pun bertindak sesuai dengan yang diharapkan. Bagaimanakah peranan pers dalam tumbuh dan berkembangnya nasionalisme Indonesia? Mari simak bahasan berikut.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai peranan pers dalam tumbuh dan berkembangnya nasionalisme Indonesia.

Dalam sejarah dunia, pers terbukti mampu mendorong terjadinya transformasi (perubahan) dalam suatu masyarakat. Pers juga dapat menjadi momok menakutkan bagi rezim, sekaligus menjadi sarana propaganda yang efektif baginya. Mengapa pers sangat berperan dalam masyarakat? Jawabannya, karena pers telah melakukan revolusi komunikasi, mulai dari pola komunikasi tradisional atau lisan menjadi pola komunikasi tertulis.

Pers juga menciptakan sistem komunikasi terbuka yang memungkinkan informasi diperoleh oleh siapa pun juga dalam waktu singkat. Pers dengan mudah pula turut membangkitkan kesadaran bersama terhadap suatu isu yang menyangkut kepentingan umum, seperti masalah kesejahteraan, ketatanegaraan, dan kemasyarakatan. Pers tak ayal pula menjadi forum terbuka dan bebas untuk mengajukan pendapat, pikiran, maupun kritik sosial.

Perkembangan pers Indonesia telah dimulai pada abad XVIII. Ketika itu, beberapa surat kabar berbahasa Belanda muncul di Indonesia, seperti De Bataviase yang terbit tahun 1744. Namun, baru pada awal abad XIX, pers Indonesia mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan infrastruktur, seperti kereta api, telepon, telegram, pos, dan jalan raya yang cepat sekaligus luas jangkauannya.

Permintaan informasi yang cepat, lengkap, dan tepat dari kalangan terpelajar yang jumlahnya terus meningkat turut mempercepat perkembangan pers di Indonesia. Faktor lainnya adalah meluasnya perhatian masyarakat terhadap dunia luar yang melampaui batas-batas kekerabatan, kesukuan, dan tempat tinggal. Perkembangan surat kabar di Indonesia juga turut didukung dengan adanya penerbit dan percetakan yang dimiliki oleh orang-orang Belanda dan Cina di kota-kota penting, seperti Batavia, Surabaya, dan Semarang. Ini merupakan pertanda mulai munculnya unsur-unsur perubahan masyarakat kota, terutama di Pulau Jawa. Hal dimaksud bertalian pula dengan makin berkembangnya ekonomi, terutama perdagangan yang memerlukan konsumen dan pelanggan.
Perkembangan pers di Indonesia dapat dilihat secara ringkas pada tabel berikut.

W1siZiIsIjIwMTUvMDgvMDUvMDMvNTcvNTQvMjUzL0NhcHR1cmUuUE5HIl0sWyJwIiwidGh1bWIiLCI2MDB4XHUwMDNlIix7fV1d Peranan Pers dalam Tumbuh dan Berkembangnya Nasionalisme Indonesia

Sebagai sarana efektif untuk membentuk opini masyarakat, pers Indonesia sangat berperan dalam sejarah pergerakan nasional. Merujuk pada organisasi Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij yang masing-masing menerbitkan media persnya sendiri menunjukkan bahwa antara perkembangan pers dengan pergerakan nasional memiliki hubungan yang semakin nyata. Melalui surat kabar yang diterbitkan, organisasi-organisasi pergerakan menyerukan kepada masyarakat untuk bangkit dari keterbelakangan dan bersatu menghadapi imperialisme. Ternyata, pers dapat menjadi sarana memupuk rasa nasionalisme di tengah masyarakat. Rakyat akhirnya sadar bahwa mereka harus bersatu untuk mencapai kemerdekaan.

Dalam sejarah pergerakan Indonesia, terdapat beberapa surat kabar yang sangat mempengaruhi munculnya kesadaran berbangsa di Indonesia. Di antaranya adalah Bintang Hindia yang terbit pertama kali pada bulan Juli 1902 dan disebut sebagai pembuka mata atau pelopor kesadaran berbangsa di Indonesia. Surat kabar ini banyak membuat berita atau tulisan yang menggambarkan kemajuan bangsa lain di luar Hindia Belanda (Indonesia). Dengan cara ini, para penulis dan editor ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk menggapai kemajuan. Caranya, antara lain, melalui pendidikan.

Salah satu tokoh utama surat kabar Bintang Hindia adalah Abdul Rivai. Melalui berbagai tulisannya, Abdul Rivai menempatkan kaum terpelajar Indonesia sebagai golongan yang terpenting dalam memimpin bangsa Indonesia menuju modernisasi yang setara dengan bangsa Eropa. Abdul Rivai mengajak kaum terpelajar Indonesia untuk membentuk suatu organisasi kaum pribumi yang dapat menyatukan seluruh kaum muda.

RANGKUMAN

  1. Dalam sejarah dunia, pers terbukti mampu mendorong terjadinya transformasi (perubahan) dalam suatu masyarakat. Pers juga dapat menjadi momok menakutkan bagi rezim, sekaligus menjadi sarana propaganda yang efektif baginya.
  2. Sebagai sarana efektif untuk membentuk opini masyarakat, pers indonesia sangat berperan dalam sejarah pergerakan nasional.
Advertisement
Peranan Pers dalam Tumbuh dan Berkembangnya Nasionalisme Indonesia | Admin | 4.5