Perkembangan Masyarakat Zaman Logam

In Pendidikan

Perkembangan Masyarakat Zaman Logam – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai perkembangan masyarakat pada zaman logam.

PERKEMBANGAN MASYARAKAT ZAMAN LOGAM

Setelah sebelumnya membahasa mengenai perkembangan masyarakat pada zaman batu, kini kita beralih ke zaman logam. Apakah kalian pernah mendengar mengenai Zaman Logam atau dikenal juga sebagai ‘Zaman Perundagian’ ? Bagaimanakah perkembangan masyarakat pada Zaman Logam ? Untuk mengetahui lebih lanjut, mari simak bahasan berikut.

PERKEMBANGAN MASYARAKAT ZAMAN LOGAM

Istilah ‘Zaman Logam’ menjadi penegasan bahwa pada masa itu kebudayaan dan alat-alat masyarakat telah mempergunakan logam dengan teknik pembuatan yang lebih maju. Secara umum di Indonesia, zaman logam disebut juga zaman perunggu karena alat-alat besi yang ditemukan sebagai simbol kebudayaan masyarakat purba jumlahnya terlalu sedikit bila dibandingkan dengan penemuan alat-alat berbahan perunggu.
Peralatan yang ditemukan dan dinilai cukup penting pada masa ini adalah kapak corong, nekara, perhiasan, bejana perunggu, dan arca perunggu. Persebaran peralatan peninggalan tersebut ditemukan di banyak daerah nusantara, seperti Sumatera Selatan, Jawa, Bali, Sulawesi Selatan, dan Papua. Sementara secara spesifik berdasarkan jenisnya, kapak corong dengan bentuk corong dan tangkai kayu banyak ditemukan di daerah Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa, Bali dan Papua. Sedangkan dari segi penggunaannya, kapak corong yang difungsikan sebagai alat upacara atau kemudian dikenal dengan sebutan candrasabanyak dijumpai di Yogyakarta dan Nusa Tenggara.
Nekara atau genderang besar dari perunggu sebagai salah satu peralatan dari masa ini banyak ditemukan di daerah Sumatera, Jawa, Bali, Pulau Sangean, Sumbawa dan Kepulauan Kei. Nekara berfungsi dalam upacara keagamaaan dengan hiasannya sebagai petunjuk untuk upacara dan kebudayaan masyarakat yang berkembang pada saat itu. Selain fungsi dimaksud, hiasan nekara juga dijadikan penunjuk persebaran kebudayaan perunggu (logam).
Dalam proses pembuatannya, logam diolah dengan beberapa teknik untuk menjadi wujud yang dibutuhkan manusia pada masa itu. Diantaranya adalah :
1. Teknik Bivalve
Teknik ini menggunakan dua cetakan yang dirapatkan dengan lubang di bagian atasnya untuk dituang logam cair. Setelah didinginkan, maka cetakan dibuka untuk melihat bentuk alat yang ingin dihasilkan.
2. Teknik A Cire Perdue
Pembuatan dengan cara ini didahului pembuatan alat cetak dari tanah liat sebagai inti, yang kemudian dihias dengan pola tertentu. Selanjutnya alat cetak diisi lilin dan kemudian dipanaskan sampai lilin keluar dari cetakan, lantas didinginkan.
Secara umum di dunia, zaman logam dibagi ke dalam tiga periode berdasarkan pemakaian logam yang ditemukan sebagai peninggalan mahluk purba, yaitu :
1. Zaman Tembaga
Dokumentasi terkait Zaman Tembaga dapat dikatakan sangat terbatas, karena periode ini tidak berlangsung merata di bumi, melainkan hanya di beberapa tempat saja seperti benua Amerika dan Eropa. Terlebih untuk Asia Tenggara yang sama sekali tidak mengenal periode ini.

2. Zaman Perunggu
Pada periode ini, manusia sudah mulai melakukan eksperimen peleburan untuk mencampur dua bahan utama sebagai pembentuk perkakas yang mereka gunakan. Timah dan tembaga dilebur untuk menghasilkan jenis logam baru yang lebih kuat, yaitu perunggu.

3. Zaman Perak
Seiring dengan kemampuan manusia pada masa itu untuk melakukan peleburan dua jenis logam, mereka pun melakukan eksperimen untuk menghasilkan jenis logam baru yang kuat namun lebih lentur dibandingkan perunggu. Ini didorong juga oleh kenyataan kian langkanya timah yang dulu mereka kombinasikan dengan tembaga untuk membentuk perunggu. Teknik peleburan perak dianggap mampu menghasilkan produk yang lebih bisa diandalkan untuk perkakas yang mereka perlukan dibanding dengan pembuatan perunggu.
Dari beberapa fase di zaman logam dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan di setiap periodenya terkait kemahiran masyarakat untuk beradaptasi dengan alam dan menghasilkan alat pendukung kehidupan mereka sesuai kebutuhan. Terjadi pula pergeseran pengetahuan dan kecakapan yang sedikit banyak dipengaruhi oleh percampuran kebudayaan yang didapatkan melalui arus perpindahan dari suatu tempat ke tempat lainnya.

RANGKUMAN

  1. Secara umum, zaman logam terbagi menjadi tiga periode waktu yaitu Zaman Tembaga, Zaman Perunggu, dan Zaman Perak.
  2. Dari beberapa fase di zaman logam dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan di setiap periodenya terkait kemahiran masyarakat untuk beradaptasi dengan alam dan menghasilkan alat pendukung kehidupan mereka sesuai kebutuhan.

 

Tags: #Perkembangan Masyarakat Zaman Logam

author
Author: 
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional – Apa
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional – Apa sajakah
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Must read×

    Top