Proses Berkembangnya Multikulturalisme

In Pendidikan

Proses Berkembangnya Multikulturalisme – Multikulturalisme adalah kebijakan kebudayaan yang menekankan penerimaan terhadap realitas keagamaan, pluralitas, dan keberagaman budaya yang terdapat dalam kehidupan masyarakat. Bagaimanakah proses berkembangnya multikulturalisme? Apakah yang dimaksud dengan multikulturalisme? Mari simak bahasan berikut.

W1siZiIsIjIwMTUvMDQvMTQvMTUvNTgvMzcvNDE1L18xXy5qcGciXSxbInAiLCJ0aHVtYiIsIjYwMHhcdTAwM2UiLHt9XSxbInAiLCJjb252ZXJ0IiwiLWNvbG9yc3BhY2Ugc1JHQiAtc3RyaXAiLHsiZm9ybWF0IjoianBnIn1dXQ Proses Berkembangnya Multikulturalisme

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai proses berkembang dan pengertian multikulturalisme.

A. PROSES BERKEMBANGNYA MULTIKULTURALISME

Konsep masyarakat multikultural sesungguhnya relatif baru. Kebijakan multikulturalisme diterapkan untuk pertama kalinya pada tahun 1971 di Kanada guna mengatasi masalah terkait hubungan antar suku, agama, ras, dan aliran politik. Komisi Kerajaan Kanada (Canadian Royal Commission) mencetuskan kebijakan ini demi memberi jaminan kepada setiap warga negara untuk tetap dapat mempertahankan identitas mereka, berbangga atas adat-istiadat warisan leluhur, dan mempunyai rasa kepemilikan yang mendalam (sense of belonging) terhadap negaranya.

Australia menyusul mendeklarasikan diri sebagai masyarakat multikultural pada tahun 1973 sebagai tanggapan terhadap meningkatnya jumlah pendatang dari negara-negara Asia (Asianization) yang acap menimbulkan perbenturan. Esensi kebijakan multikulturalisme kala itu ialah kesetaraan, menghargai hak budaya komunitas lain, serta diterapkannya prinsip-prinsip demokrasi. Solusi tersebut ternyata sangat efektif, sehingga dalam waktu singkat segera menyebar dan diadopsi oleh banyak negara yang menghadapi dilema perbedaan juga keberagaman.

Menurut beberapa ilmuwan sosial, sebelum beranjak mewujudkan masyarakat multikultural, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain :
1. Konsep multikulturalisme haruslah telah menyebar luas dan dipahami pentingnya oleh seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dalam masyarakat sehingga memunculkan keinginan pada tingkat nasional maupun lokal untuk mengadopsi dan menjadikan multikulturalisme sebagai pedoman hidup bermasyarakat.
2. Kesamaan pemahaman di antara seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) mengenai makna multikulturalisme dan bangunan konsep-konsep yang mendukungnya (seperti kesetaraan, perlindungan kelompok minoritas, toleransi, dan sebagainya).
3. Adanya upaya-upaya terpadu secara berkelanjutan untuk dapat mewujudkan cita-cita masyarakat multikultural.

B. PENGERTIAN MULTIKULTURALISME

Akar kata dari multikulturalisme adalah ’kebudayaan’. Secara etimologis, konsep multikultural mengacu pada suatu tatanan masyarakat yang di dalamnya terdapat berbagai unsur masyarakat dengan ciri budaya yang beragam. Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang mengakui dan melindungi keragaman budaya yang tidak selalu dan tidak semata-mata berdasarkan keragaman etnis. Terkandung juga pengertian tentang penyetaraan derajat dari kebudayaan yang berbeda-beda itu. Penekanan terletak pada pemahaman dan upaya untuk menggumuli, mempertanyakan, dan belajar dari pihak lain yang berbeda, serta hidup dalam konteks perbedaan sosial-budaya, baik secara individual maupun kelompok.

Sebagai sebuah ideologi, multikulturalisme tidak dapat dipisahkan dari keberadaan masyarakat multikultural. Masyarakat multikultural merupakan masyarakat yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip multikulturalisme. Multikulturalisme mencakup gagasan, cara pandang, kebijakan, penyikapan dan tindakan, oleh masyarakat suatu negara, yang majemuk dari segi etnis, budaya, agama, dan sebagainya, namun mempunyai cita-cita untuk mengembangkan semangat kebangsaan yang sama dan mempunyai kebanggaan demi mempertahankan kemajemukan tersebut.

Pendapat lain menyebut multikulturalisme sebagai kebijakan kebudayaan yang menekankan penerimaan terhadap realitas keagamaan, pluralitas, dan keberagaman budaya yang terdapat dalam kehidupan masyarakat. Multikulturalisme mengacu pula pada sebuah ideologi yang menekankan pengakuan dan penghargaan pada kesederajatan perbedaan kebudayaan. Tercakup dalam pengertian kebudayaan ialah para pendukung kebudayaan, baik secara individual maupun kelompok, dan terutama ditujukan terhadap golongan sosial askriptif yaitu ras, suku bangsa, serta gender. Ideologi multikulturalisme ini saling mendukung dengan proses-proses demokratisasi yang mengutamakan perlindungan terhadap hak asasi manusia.

Multikulturalisme meliputi sebuah pemahaman, penghargaan dan penilaian atas budaya seseorang, serta sebuah penghormatan dan keingintahuan tentang budaya etnis orang lain. Multikulturalisme meliputi sebuah penilaian terhadap budaya-budaya orang lain, bukan dalam arti menyetujui seluruh aspek dari budaya-budaya tersebut, melainkan mencoba melihat bagaimana sebuah budaya yang asli dapat mengekspresikan nilai bagi anggota-anggotanya sendiri.

RANGKUMAN

1) Kebijakan multikulturalisme diterapkan untuk pertama kalinya pada tahun 1971 di Kanada guna mengatasi masalah terkait hubungan antar suku, agama, ras, dan aliran politik.
2) Multikulturalisme dapat dimaknai sebagai kebijakan kebudayaan yang menekankan penerimaan terhadap realitas keagamaan, pluralitas, dan keberagaman budaya yang terdapat dalam kehidupan masyarakat.

Tags: #Proses Berkembangnya Multikulturalisme

author
Author: 
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional – Apa
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional – Apa sajakah
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Must read×

    Top