Sistem Informasi Akuntansi

In Pendidikan

Sistem Informasi Akuntansi – Sistem informasi akuntansi merupakan sebuah proses pencatatan yang mempunyai siklus. Apa sajakah siklus dalam Sistem Informasi Akuntansi? Mari kita cermati materi pelajaran kali ini.

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi
Sistem adalah serangkaian bagian yang terpadu saling terkait dan bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan. Informasi adalah sekumpulan data yang telah melalui suatu proses sehingga dapat digunakan oleh pihak yang memerlukan.
Definisi akuntansi menurut Weygandt, akuntansi merupakan suatu proses mengidentifikasi, mencatat, dan mengkomunikasikan peristiwa ekonomis pada suatu organisasi pada pihak yang membutuhkan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu sistem dalam proses mengidentifikasi, mencatat, dan memproses data atas setiap transaksi keuangan dalam perusahaan hingga berbentuk informasi yang dapat dipergunakan oleh para pengambil keputusan, dan pihak-pihak terkait.

Dalam Sistem Informasi Akuntansi pencatatan atas setiap kegiatan ekonomi dan transaksi keuangan dilakukan secara komputasi.
Ada 5 siklus dalam aktivitas perusahaan yang akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Akuntansi, yaitu :
1. Siklus Pendapatan
Pada siklus ini perusahaan menjual produknya berupa barang/jasa dan memperoleh uang tunai (Kas) atau berupa Piutang. Uang tunai yang diperoleh akan dimasukkan pula kedalam Siklus Pembiayaan.
Dalam siklus pendapatan ada beberapa laporan yang dihasilkan yaitu :
a. Order penjualan
b. Faktur penjualan
c. Dokumen pengiriman barang
d. Remittance advices, yaitu pemberitahuan pembayaran tagihan oleh konsumen
e. Rekapitulasi penerimaan kas
f. Analisa penjualan
g. Saldo piutang konsumen

Tabel data yang harus disediakan adalah :
a. Tabel penerimaan kas
b. Tabel daftar konsumen/pelanggan
c. Tabel persediaan barang dagangan
d. Tabel penjualan
e. Tabel order penjualan
f. Tabel daftar wiraniaga

Prosedur pada siklus pendapatan adalah sebagai berikut :
a. Bagian penjualan/pemasaran menerima order penjualan dari konsumen.
b. Bagian kredit kemudian mengeluarkan persetujuan pembelian secara kredit oleh konsumen tersebut.
c. Bagian penjualan setelah itu mengecek persediaan barang sesuai order penjualan konsumen. Back order dilakukan jika persediaan barang tidak mencukupi.
d. Bagian pengiriman kemudian melakukan pengiriman barang pesanan konsumen.
e. Bagian penagihan akan mengirimkan faktur tagihan kepada konsumen ketika barang sudah sampai kepada konsumen.
f. Bagian piutang kemudian mencatat dan melaporkan piutang yang telah terjadi.
g. Pembayaran oleh konsumen dapat dilakukan secara tunai, cek atau melalui transfer bank.

2. Siklus Pembiayaan
Perusahaan dalam siklus ini memperoleh dana pembiayaan operasional berupa saham dan obligasi. Transaksi pembayaran deviden dan bunga juga terdapat pada Siklus Pembiayaan. Dana yang diperoleh dari Siklus Pembiayaan akan mengalir kedalam Siklus Pengeluaran dan Siklus Penggajian.

3. Siklus Pengeluaran
Ketika perusahaan mengeluarkan uang tunai untuk pembelian persediaan, peralatan produksi, dan biaya operasional perusahaan, maka kegiatan tersebut masuk kedalam Siklus Pengeluaran.
Laporan yang dihasilkan didalam siklus pengeluaran adalah :
a. Order pembelian
b. Laporan penerimaan barang
c. Pembayaran berupa tunai, cek, atau transfer
d. Laporan backorder
e. Rekapitulasi pembelian barang
f. Rekapitulasi penerimaan barang
g. Saldo utang kepada pemasok

Berikut adalah tabel yang dibutuhkan :
a. Tabel pengeluaran kas
b. Tabel order pembelian
c. Tabel persediaan bahan baku
d. Tabel tanda terima persediaan bahan baku
e. Tabel daftar pemasok

Prosedur dalam siklus pengeluaran adalah :
a. Permintaan pembelian diserahkan oleh bagian produksi kepada bagian pembelian.
b. Bagian pembelian kemudian melakukan verifikasi terhadap permintaan pembelian tersebut.
c. Berdasarkan permintaan pembelian, bagian pembelian membuatkan order pembelian dan dikirimkan ke pemasok.
d. Pemasok mengirimkan barang sesuai dengan order pembelian.
e. Barang diterima oleh bagian penerimaan barang jika kualitas dan kuantitas sesuai dengan order pembelian, jika tidak maka akan diretur.
f. Bagian gudang kemudian menyimpan barang tersebut.
g. Faktur tagihan akan dikirimkan oleh pemasok.
h. Bagian utang akan menerima faktur tagihan tersebut dan memeriksa kesesuaian antara penerimaan barang dan order pembelian.
i. Kasir kemudian melakukan pembayaran setelah mendapat persetujuan bagian utang.

4. Siklus Penggajian
Siklus ini memasukkan pembayaran gaji atau upah kepada tenaga kerja perusahaan.
Siklus penggajian menghasilkan laporan :
a. Daftar hadir dan catatan jam kerja pegawai
b. Laporan komisi penjualan (untuk wiraniaga atau bagian marketing)
c. Pembayaran gaji
d. Daftar gaji
e. Laporan penghasilan pegawai

Tabel yang harus dimiliki adalah :
a. Tabel pengeluaran kas
b. Tabel daftar pegawai
c. Tabel waktu kerja

Prosedur dalam siklus penggajian digambarkan sebagai berikut :
a. Pengumpulan kartu jam kerja pegawai untuk diverifikasi.
b. Kartu jam kerja pegawai adalah dasar bagi penghitungan gaji. Tarif gaji dikalikan jumlah jam kerja dalam satu periode, biasanya dalam periode satu bulan.
c. Membuatkan laporan gaji yang terdiri atas penghasilan kotor pegawai, potongan-potongan seperti pajak, tunjangan, dan lain-lain yang termasuk dalam penghitungan gaji.
d. Kasir kemudian membayarkan gaji pegawai berdasarkan laporan gaji yang tersebut di atas.

5. Siklus Produksi
Dalam siklus produksi, perusahaan melakukan proses produksi, yaitu menggunakan faktor-faktor produksi yang diperlukan dalam menghasilkan barang/hasil produksi.
Kegiatan yang utama dalam siklus produksi antara lain :
a. Aliran bahan baku ke dalam proses produksi
b. Aliran biaya tenaga kerja langsung ke dalam proses produksi
c. Alokasi Biaya Overhead Pabrik (BOP) ke dalam proses produksi
d. Aliran harga pokok produksi ke persediaan barang dagang

Tabel yang harus tersedia adalah :
a. Tabel persediaan barang dagang
b. Tabel pesanan
c. Tabel persediaan bahan baku
d. Tabel waktu kerja

Prosedur dalam siklus produksi sebagai berikut :
a. Membuat Bill of Material (BOM) dan Production List berdasarkan estimasi penjualan dan pesanan pelanggan.
b. Melakukan pemesanan atau pengambilan bahan baku dan bahan kebutuhan produksi lainnya.
c. Melakukan proses produksi.
d. Melaporkan biaya produksi yang dikeluarkan.

Tags: #Sistem Informasi Akuntansi

author
Author: 
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional
    Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional – Apa
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional
    Hakikat, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional – Apa sajakah
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste
    Definisi Negara Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Definisi Negara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Vietnam
    Must read×

    Top