close

Syarat Pembentukan Paragraf Argumentatif

Syarat Pembentukan Paragraf Argumentatif – Siswa mampu menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam bentuk paragraf argumentatif.

Menyunting menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah menyiapkan dan menyusun naskah dengan memperhatikan sistematika penyajian, isi, dan bahasa. Selain itu, menyunting juga dapat bermakna mengedit/memperbaiki suatu naskah. Pada materi kali ini, kita akan berfokus untuk memperbaiki paragraf argumentatif.

Ingatkah kalian tentang apa yang disebut dengan paragraf argumentatif? Ia adalah paragraf yang dibuat dengan tujuan memberikan pendapat, alasan, dan pembuktian atas suatu pernyataan yang dikemukakan oleh penulis. Dengan kata lain, paragraf argumentatif sangat menonjolkan unsur opini.

Secara garis besar, paragraf argumentatif terdiri atas dua bagian: (1) pernyataan/pendapat dan (2) alasan yang membuktikan pernyataan. Susunan kedua bagian ini dapat dipertukarkan. Dengan kata lain, paragraf argumentatif dapat dibentuk secara deduktif (umum-khusus) atau secara induktif (khusus-umum).
Agar lebih jelas, secara sederhana, susunan paragraf argumentatif dapat dibentuk sesuai dengan skema berikut.

W1siZiIsIjIwMTUvMDIvMTgvMDcvNTYvNTcvMzkyL1NjcmVlbl8yMFNob3RfMjAyMDE1XzAyXzE4XzIwYXRfMjAzLjAxLjQyXzIwUE0ucG5nIl0sWyJwIiwidGh1bWIiLCI2MDB4XHUwMDNlIix7fV1d Syarat Pembentukan Paragraf Argumentatif
W1siZiIsIjIwMTUvMDIvMTgvMDcvNTYvNTcvMzkyL1NjcmVlbl8yMFNob3RfMjAyMDE1XzAyXzE4XzIwYXRfMjAzLjAxLjQyXzIwUE0ucG5nIl0sWyJwIiwidGh1bWIiLCI2MDB4XHUwMDNlIix7fV1d Syarat Pembentukan Paragraf Argumentatif

Syarat Pembentukan Paragraf Argumentatif

Sebagai sebuah paragraf, ia harus memiliki syarat umum pembentukan paragraf sebagai berikut.
1. Memiliki lebih dari satu kalimat.
Hal ini membuktikan bahwa paragraf memang terbentuk dari gabungan beberapa kalimat.
2. Hanya memiliki satu gagasan pokok/tema
Dalam satu paragraf hanya boleh terdapat satu gagasan pokok atau tema. Hal ini dilakukan agar paragraf tersebut dapat mudah untuk dipahami
3. Memiliki beberapa gagasan penjelas
Gagasan pokok yang muncul dalam satu paragraf tersebut didukung dan diperjelas dengan kehadiran gagasan penjelas.
4. Adanya keterikatan antarkalimat[/answeer]
Setiap kalimat harus saling terkait dan tidak boleh ada satu kalimat pun yang menyimpang dari informasi utama. Kalimat yang menyimpang akan disebut sebagai kalimat yang sumbang dan akan melemahkan paragraf tersebut. Keterikatan inilah yang kemudian kita kenal dengan istilah kepaduan atau koherensi.

Amati!

Cermatilah paragraf argumentatif di bawah ini. Berdasarkan pemahaman di atas, dapatkah kalian melihat kekurangan yang terdapat di dalamnya?
Contoh 1

Banjir yang kembali melanda Ibu Kota Jakarta dengan luas yang semakin parah harus kita akui bukanlah suatu masalah yang mudah untuk dipecahkan. Penurunan tanah yang terus terjadi sejak tahun 1974 telah membuat 40 % wilayah Jakarta kini berada di bawah permukaan laut. Kota-kota yang berbatasan dengan Jakarta, seperti Tangerang dan Bekasi juga tak luput dari banjir. Selain itu, buruknya sistem drainase ditambah dengan semakin berkurangnya daerah resapan air akibat pembangunan yang ada di Jakarta turut memperparah kondisi ini. Ketika kondisi cuaca berubah menjadi ekstrem seperti yang terjadi pada pekan terakhir, banjir tak akan bisa kita hindari.

Permasalahan utama yang dibahas pada paragraf di atas adalah mengenai permasalahan banjir di Jakarta sehingga jika kita cermati, ada satu kalimat yang tidak padu, yaitu kalimat ketiga. Kalimat ini sumbang karena tidak memiliki keterkaitan dengan informasi pada kedua kalimat sebelumnya dan juga kalimat setelahnya. Inilah yang menyebabkan kelemahan paragraf di atas.
Contoh 2

Kemacetan yang semakin hari semakin parah diakibatkan oleh laju jumlah kendaraan bermotor yang meningkat tajam. Banyaknya jumlah kendaraan bermotor yang tumpah ruah di jalan dan ditambah dengan budaya masyarakat yang kurang tertib inilah penyebab utama kemacetan. Seandainya para pengguna jalan mau tertib dan berusaha untuk tidak saling menang sendiri, serta tidak memutar kendaraan sesuka hati, jalan pasti lebih teratur dan kemacetan dapat diatasi dengan lebih cepat.

Permasalahan utama yang dibahas pada paragraf di atas sebenarnya adalah korelasi meningkatnya jumlah kendaraan dengan kondisi kemacetan yang semakin parah (kalimat 1). Akan tetapi, alasan-alasan yang diberikan penulis pada kalimat-kalimat setelahnya justru melenceng dan berbicara tentang alasan yang lain, yaitu masalah ketertiban jalan. Bentuk paragraf seperti ini harus kita hindari. Alasan yang tidak sesuai dengan pernyataan membuat paragraf ini menjadi lemah.

Poin Penting

Beberapa hal yang perlu kita ingat dalam menyunting paragraf argumentatif, selain yang sudah disebutkan di atas, adalah sebagai berikut.
1. Perhatikan gagasan utama!
2. Pahami apakah terdapat kepaduan antara pernyataan dan alasan atau tidak!

Syarat Pembentukan Paragraf Argumentatif | Admin | 4.5